Ada Prabowo, Gerindra tak takut PT 20%
Rabu, 17 Juli 2013 - 13:35 WIB
Ada Prabowo, Gerindra tak takut PT 20%
A
A
A
Sindonews.com - Partai Gerindra mengaku tak khawatir jika akhirnya ambang batas pencalonan presiden atau Presidential Threshold ditetapkan di angka 20 persen suara nasional.
Gerindra meyakini sosok Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto adalah salah satu pendongkrak suara partai berlambang kepala burung Garuda itu, termasuk dalam hasil survei terakhir Lembaga Survei Nasional (LSN).
"Iya karena sosok Prabowo, Partai Gerindra tidak pernah takut dengan 20 persen," kata Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat, di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2013).
Martin menilai jika Prabowo merupakan sosok tegas yang diharapkan masyarakat untuk menjadi Presiden RI. "Mengapa, dia sosoknya begitu menarik, karena dia antitesa dari SBY yang ragu-ragu," tegasnya.
Sebelumnya, dalam survei yang dirilis LSN Partai Gerindra menempati urutan ketiga dengan memperoleh 13,9 persen suara.
Sementara dalam variabel partai bersih mereka bercokol di posisi dua dengan 11,1 persen di bawah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Persentase ini diikuti dengan elektabilitas Prabowo Subianto yang mendapatkan urutan pertama deng 22,7% suara sebagai capres struktural.
Gerindra meyakini sosok Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto adalah salah satu pendongkrak suara partai berlambang kepala burung Garuda itu, termasuk dalam hasil survei terakhir Lembaga Survei Nasional (LSN).
"Iya karena sosok Prabowo, Partai Gerindra tidak pernah takut dengan 20 persen," kata Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat, di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2013).
Martin menilai jika Prabowo merupakan sosok tegas yang diharapkan masyarakat untuk menjadi Presiden RI. "Mengapa, dia sosoknya begitu menarik, karena dia antitesa dari SBY yang ragu-ragu," tegasnya.
Sebelumnya, dalam survei yang dirilis LSN Partai Gerindra menempati urutan ketiga dengan memperoleh 13,9 persen suara.
Sementara dalam variabel partai bersih mereka bercokol di posisi dua dengan 11,1 persen di bawah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
Persentase ini diikuti dengan elektabilitas Prabowo Subianto yang mendapatkan urutan pertama deng 22,7% suara sebagai capres struktural.
(lal)