Tembus 20%, cawapres Prabowo adalah wanita
Rabu, 17 Juli 2013 - 13:18 WIB
Tembus 20%, cawapres Prabowo adalah wanita
A
A
A
Sindonews.com - Partai Gerindra akan menduetkan calon presiden (capres) mereka Prabowo Subianto dengan tokoh wanita, jika hasil perolehan Pemilu 2014 tembus 20 persen suara nasional.
"Kita sedang mempertimbangkan, kalau kita berhasil tembus 20 persen kita akan pertimbangkan untuk mencari seorang wanita untuk mendampingi Pak Prabowo," kata Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat, di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2013).
Alasan utama mereka menduetkan Prabowo dengan tokoh wanita adalah untuk membentuk keseimbangan antara sosok pria dengan perempuan. "Karena kita ingin membuat kesimbangan antara wanita dan pria," ungkapnya.
Yang kedua, kata Martin, sosok wanita lebih kuat untuk menolak praktek tindak pidana korupsi (tipikor) yang memang menjadi salah satu program utama mereka untuk Pemilu 2014.
"Karena wanita dalam prakteknya lebih sulit tergoda korupsi, padahal program aksi kita di Hotel Sahid, kemarin, mengenai komitmen pemberantasan korupsi," jelasnya.
Tak hanya itu, andai Prabowo menjadi orang nomor satu di negeri ini, mereka juga akan memberikan 30 persen jatah kementerian untuk tokoh wanita. "Menteri 30 persennya juga perempuan. Tetapi ini Andai kita 20 persen. Kita lihat Pertamina dengan Ibu Karen bagaimana hebatnya," tegasnya.
Namun, Martin belum dapat menyebutkan siapa tokoh wanita yang laik untuk mendampingi Prabowo. "Yah itu nantilah, persoalan kedua," pungkasnya.
"Kita sedang mempertimbangkan, kalau kita berhasil tembus 20 persen kita akan pertimbangkan untuk mencari seorang wanita untuk mendampingi Pak Prabowo," kata Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat, di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (17/7/2013).
Alasan utama mereka menduetkan Prabowo dengan tokoh wanita adalah untuk membentuk keseimbangan antara sosok pria dengan perempuan. "Karena kita ingin membuat kesimbangan antara wanita dan pria," ungkapnya.
Yang kedua, kata Martin, sosok wanita lebih kuat untuk menolak praktek tindak pidana korupsi (tipikor) yang memang menjadi salah satu program utama mereka untuk Pemilu 2014.
"Karena wanita dalam prakteknya lebih sulit tergoda korupsi, padahal program aksi kita di Hotel Sahid, kemarin, mengenai komitmen pemberantasan korupsi," jelasnya.
Tak hanya itu, andai Prabowo menjadi orang nomor satu di negeri ini, mereka juga akan memberikan 30 persen jatah kementerian untuk tokoh wanita. "Menteri 30 persennya juga perempuan. Tetapi ini Andai kita 20 persen. Kita lihat Pertamina dengan Ibu Karen bagaimana hebatnya," tegasnya.
Namun, Martin belum dapat menyebutkan siapa tokoh wanita yang laik untuk mendampingi Prabowo. "Yah itu nantilah, persoalan kedua," pungkasnya.
(lal)