AJI tuntut peningkatan kesejahteraan jurnalis

Selasa, 09 Juli 2013 - 19:23 WIB
AJI tuntut peningkatan...
AJI tuntut peningkatan kesejahteraan jurnalis
A A A
Sindonews.com - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menuntut peningkatan kesejahteraan para praktisi jurnalis. Hal ini juga mencakup upah para jurnalis tetap maupun kontributor di daerah, serta berbagai tunjangan yang seharusnya diperoleh.

"Berdasarkan data yang diperoleh, hanya 30-40 persen wartawan Indonesia yang digaji secara laik. Sisanya kurang sejahtera," ujar Ketua Umum AJI Eko Maryadi, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang diadakan Komisi IX DPR RI, Senayab, Jakarta Selatan, Selasa (9/7/2013).

Padahal, kata dia, para jurnalis Indonesia dituntut kinerjanya seperti dewan legislatif, di mana fungsi pers salah satunya adalah sebagai pilar keempat bagi suatu bangsa.

"Kami dituntut sebagai pilar keempat, tetapi tidak digaji secara memadai. Belum lagi tuntutan kerja siang sampai malam dan ancaman yang kerap mendatangi kami," tuturnya.

Hal ini melanda khususnya para kontributor di luar ibu kota yang hanya menerima honor berdasarkan berita yang ditayangkan oleh media di mana mereka bernaung. "Jadi, dibayar kalau tayang beritanya," ujarnya.

Menurut dia, upah yang diterima para jurnalis setidaknya sesuai upah minimum provinsi (UMP). Meskipun sebelumnya, AJI dan pihak Komisi IX telah menyepakati upah sebesar Rp4 juta.

"Kami memang telah sepakat. Tapi ini tetap tergantung medianya. Tidak semua media sanggup membayar karyawannya sebesar itu. Yah, minimal sesuai UMP," tambahnya.

Selain upah yang laik, pihak AJI juga menginginkan agar para jurnalis menerima berbagai tunjangan yang seharusnya diterima oleh para praktisi. Sebagai contoh adalah tunjangan kesehatan yang meliputi tunjangan rawat jalan, rawat inap, persalinan, hari tua, dan sebagainya.
(maf)
Berita Terkait
Jangkau Semua Wilayah...
Jangkau Semua Wilayah di Indonesia, SPL dan Protelindo Siapkan Teknologi HAPS
Edgepoint Bangun 15.000...
Edgepoint Bangun 15.000 Menara Telekomunikasi di Malaysia, Indonesia, Filipina
HUT ke-25 Tahun, Telkomsel...
HUT ke-25 Tahun, Telkomsel Melayani Masyarakat untuk Kemajuan Indonesia
Hampir 100% Operasional...
Hampir 100% Operasional Telkomsel Dikendalikan dari Rumah
Apjatel: Penerapan Network...
Apjatel: Penerapan Network Sharing Bisa Membuat Perang Harga
Tawarkan Layanan Data...
Tawarkan Layanan Data 'Bebas Khawatir', Benarkah akan Ada Operator Baru?
Berita Terkini
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
PAN Tak Beri Bantuan...
PAN Tak Beri Bantuan Hukum ke Bupati Langkat yang Kena OTT KPK, Viva Yoga: Tanggung Jawab Pribadi
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Infografis
Menghebohkan! Media...
Menghebohkan! Media Rusia Tuntut Google USD20 Desiliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved