Sosialisasi penempatan TKI diubah dengan pendekatan budaya

Kamis, 04 Juli 2013 - 04:04 WIB
Sosialisasi penempatan...
Sosialisasi penempatan TKI diubah dengan pendekatan budaya
A A A
Sindonews.com - Pemerintah mengubah sosialisasi penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) melalui pendekatan budaya. Dengan cara ini diharapkan calon TKI dapat bekerja dengan aman.

Deputi Penempatan Badan Perlindungan dan Penempatan TKI (BNP2TKI) Agusdin Subiantoro mengatakan, media tradisional yang dimaksud seperti pagelaran musik betawi, gambang kromong, wayang, atau pun lenong. Media mana yang akan digelar ditentukan oleh kekhasan masing-masing daerah.

"Melalui media ini masyarakat akan mendapatkan informasi yang benar mengenai TKI," kata Agusdin di Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Tangerang, Rabu (3/7/2013).

Khusus di desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Tangerang, Banten, digelar musik betawi dan lenong pimpinan Malih Tong Tong. Sebelumnya sosialisasi melalui media tradisional BNP2TKI telah dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi, Malang, Tulungagung, dan Ponorogo (Jawa Timur), Pemalang dan Cilacap (Jawa Tengah), Cirebon, Garut, dan Sukabumi (Jawa Barat), Lampung Timur (Lampung) dan Kabupaten Sijunjung (Sumatera Barat).

Menurutnya, pemahaman mesti diberikan tidak hanya untuk calon TKI namun ke mantan TKI dan keluarganya. Lewat sosialisasi ini diharapkan ke depannya TKI bisa memanfatkan peluang yang ada untuk membangun roda ekonomi bagi masyarakat dan juga keluarganya. "Mereka juga akan tahu dan paham persoalan TKI di dalam dan luar negeri," terangnya.

Agusdin menambahkan, dalam sosialisasi ini juga disampaikan informasi program penempatan perlindungan TKI dan kebijakan BNP2TKI. Melalui pagelaran media tradisional ini pula BNP2TKI ingin membangun komitmen dan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelayanan penempatan dan perlindungan TKI.

Khusus untuk Tangerang, pemerintah gencar melakukan sosialisasi karena merupakan daerah potensial dalam penempatan TKI. Sesuai data BNP2TKI, penempatan TKI Provinsi Banten pada tahun 2011 berjumlah 27.567 orang dan tahun 2012 berjumlah 10.853 orang. Sedangkan TKI asal Kabupaten Tangerang pada tahun 2012 berjumlah 2.483 dan sampai April 2013 berjumlah 757 orang.

"Kabupaten Tangerang merupakan daerah potensial TKI.Banyak masyarakat disini bekerja di Luar Negeri. Melalui sosialisasi ini masyarakat dapat mendapatkan informasi prosedur menjadi TKI,"ujar Agusdin.

Turut hadir dalam sosialisasi tersebut Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan BNP2TKI Rohyati Sarosa, Camat Kemiri Wasidi, Kepala BP3TKI Serang Amanullah, Kapolsek Kemiri, unsur Muspika dan Muspida serta tokoh masyarakat setempat.
(maf)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Begini Suasana Terkini di Gedung Kejagung
Boyamin Saiman Dukung...
Boyamin Saiman Dukung Kasus Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Diambil Kejagung: Tak Ada Lagi Kesan Saling Buka Borok
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved