SBY harus hati-hati keluarkan pernyataan

Kamis, 27 Juni 2013 - 05:31 WIB
SBY harus hati-hati...
SBY harus hati-hati keluarkan pernyataan
A A A
Sindonews.com - Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang meminta maaf kepada warga Singapura dan Malaysia mengenai bencana asap akibat kebakaran hutan di Riau, Sumatera, terus berbuntut panjang.

Pengamat komunikasi politik Universitas Indonesia (UI) Pinckey Triputra mengatakan, permintaan maaf yang dilontarkan Presiden SBY merupakan karakter SBY.

"Itu telah menjadi ciri SBY yang tidak diperhitungkan reaksi apa yang terjadi di dalam negeri akibat ucapan maaf SBY itu," kata Pinckey, saat dihubungi Sindonews, Kamis (27/6/2013)

Lebih lanjut dia mengatakan, SBY tak perlu sampai meminta maaf, karena persoalan asap ini, bukan hanya tahun ini saja. Tahun sebelumnya, juga pernah terjadi kebakaran asap. Lalu apakah jika kebakaran asap terjadi tahun depan, SBY akan meminta maaf lagi?

"Sebenarnya kita (Pemerintah Indonesia) tidak perlu meminta maaf. SBY harus lebih berhati-hati dalam mengeluarkan statement. karena SBY tidak harus meminta maaf seperti itu. Nanti kalau ada kejadian yang terkait dengan luar negeri, bisa saja SBY kemudian meminta maaf lagi," pungkasnya.

Diberitakan Sindonews sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta maaf kepada warga Singapura dan Malaysia atas bencana asap akibat kebakaran hutan di Riau, Sumatera.

"Atas apa yang terjadi ini, saya selaku Presiden meminta maaf dan pengertiannya saudara-saudara kami di Singapura dan Malaysia. Tidak ada niatan Indonesia atas apa yang terjadi ini," ujar SBY saat konferensi pers di kantor Presiden, Jakarta, Senin 24 Juni 2013 lalu.

Dan Pemerintah Indonesia, lanjut dia, akan bertanggung jawab untuk mengatasi bencana asap akibat kebakaran hutan di Riau tersebut. "Dengan pengertian ini, saya harap fokus atasi masalah ini segera menghentikan kebakaran yang masih ada di ladang ataupun asapnya itu sendiri. Insya Allah kita bisa hentikan asap ini," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Infografis
Lauren Sanchez, Jurnalis...
Lauren Sanchez, Jurnalis dan Pilot yang Taklukkan Hati Jeff Bezos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved