Demokrat: Kenaikan BBM sebagai pil pahit

Sabtu, 22 Juni 2013 - 12:43 WIB
Demokrat: Kenaikan BBM...
Demokrat: Kenaikan BBM sebagai pil pahit
A A A
Sindonews.com - Meski pemerintah mengetahui kebijakan soal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) akan ditolak masyarakat, tetapi hal itu memang harus dilakukan guna menstabilkan ekonomi nasional.

"Iya , karena ini opsi terakhir yang sangat pahit untuk menyelamatkan negara dan untuk menyehatkan. Ini pil pahit yang mudah-mudahan jadi obat untuk negara dan untuk masyarakat," klaim Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf dalam acara Polemik Sindo Trijaya dengan tema "BBM Naik, Siapa Tercekik" di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (22/6/2013).

Dia juga mengklaim, jika bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) sudah dilakukan oleh negara lain sebagai solusi sebagai obat penenang agar masyarakat tidak syok dengan kenaikan harga BBM.

"BLSM itu bukan hanya ada di Indonesia, tapi juga ada di daerah lain dan juga ada social security yang diberikan tiap bulan untuk pengangguran," pungkasnya.

Sekadar diketahui, selama menjabat sebagai Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah menaikkan harga BBM sebanyak tiga kali, dan menurunkan harga sebanyak tiga kali.
(mhd)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Kenaikan Harga BBM Tidak...
Kenaikan Harga BBM Tidak Bisa Dihindari, Namun Perlu Formula Tepat
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
AS Klaim F-35 sebagai...
AS Klaim F-35 sebagai Jet Tempur Tercanggih, namun Jatuh 11 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved