Tifatul ngaku belum ditawari ke Demokrat

Kamis, 20 Juni 2013 - 16:13 WIB
Tifatul ngaku belum...
Tifatul ngaku belum ditawari ke Demokrat
A A A
Sindonews.com - Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring mengaku belum mengetahui adanya tawaran untuk pindah ke Partai Demokrat.

"Ada yang nawari begitu ya? Dia belum ngomong sama saya, dia bercanda kali," kata pria yang juga menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) ini di kantor Kepresiden, Jakarta, Kamis (20/6/2013).

Selain itu, kata dia, sampai saat ini juga belum ada yang menawarkan untuk tetap di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II atau keluar dari koalisi partai pendukung pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Belum ada yang suruh milih seperti itu," kata Tifatul.

Mantan Presiden PKS ini juga enggan menanggapi terkait kode etik di Sekretariat Gabungan (Setgab) koalisi. "Ah itu kan cuma teori saja," imbuhnya.

Sekadar diketahui, ada dua alternatif dalam kode etik koalisi pemerintahan SBY. Partai koalisi yang tidak sejalan dengan pemerintahan bisa mengundurkan diri atau dikeluarkan oleh ketua Setgab.

Tifatul merupakan menteri asal PKS, dimana partai itu tidak sejalan dengan Setgab koalisi terkait dengan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
(mhd)
Berita Terkini
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 Kategori Media dan Hiburan
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Tim Hotman 911 Laporkan...
Tim Hotman 911 Laporkan Oknum Aparat yang Siksa Perempuan ke Bareskrim
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved