Tak ada anggaran, Kemenag undur penerapan kurikulum

Rabu, 19 Juni 2013 - 02:01 WIB
Tak ada anggaran, Kemenag...
Tak ada anggaran, Kemenag undur penerapan kurikulum
A A A
Sindonews.com - Kementerian Agama (Kemenag) akan menerapkan pendidikan kurikulum 2013 pada Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Sanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) di tahun 2014.
Hal ini dikarenakan penggandaan buku pedoman siswa dan guru karena keterbatasan anggaran.

Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Nur Syam mengatakan, pertimbangan mendasar Kemenag tidak menerapkan kurikulum 2013 pada tahun ini karena penggadaan buku pedoman siswa dan guru serta buku pelajaraan yang tidak dapat dilakukan, karena ketersedian anggaran yang masih tertahan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Saat ini Kemenag masih menuggu penelaah pada akhir bulan Juni, sehingga tidak mungkin diadakan lelang terkait dengan anggran yang belum ada.

“Problema adari awal ialah perubahan anggaran yang tidak tersedia sebelumnya dan realokasi anggaran. Didalam realitasnya tidak hanya melibatkan satu pihak di DPR alhasil terjadi keterlibatan sehingga dana tersebut tidak tersedia,” tandas dia saat dihubungi SINDO, Selasa (19/6/2013).

Nur Syam mengatakan, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp298 miliar, selain untuk penggadaan buku, dana tersebut juga akan digunakan untuk pelatihan 130 ribu guru. 70 ribu orang untuk melatih guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan bahasa arab. Selain itu 60 ribu guru PAI dan mata pelajaran umum seperti kimia, fisika dan biologi.

Lanjut dia, setelah Kemenkeu selesaikan anggaran tersebut, langsung akan dirumuskan pembuatan buku teks PAI dan bahasa arab. Diperkirakan pada akhir bulan Juni permasalahan anggaran tersebut selesai. “Jadi pada akhir juli kita dapat menjalan pelatihan untuk para guru dan mempersiapkan buku pedoman dan pelajaran,” ucap Nur Syam.

Yang terpenting, lanjutnya, sosialisasi penyusunan pedoman kurikulum 2013 dapat terlaksana dan dapat terimplementasikan pada 2014 pada kelas I, IV. VII dan X secara tepat. “Saya rasa masalah ini tidak lah besar jika tidka dilaksanakan pada 2013 ini, kita hanya tinggal menunggu waktu pada awal Juli dan minggu kedua dan ketiga dapat dilakukan pelatihan,” tegas nya.
(lal)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Dokter Tifa Siap Terima...
Dokter Tifa Siap Terima Apa Pun Putusan Sela Hari Ini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved