Dramatis, TNI & ATM berhasil bebaskan sandera

Selasa, 11 Juni 2013 - 20:15 WIB
Dramatis, TNI & ATM...
Dramatis, TNI & ATM berhasil bebaskan sandera
A A A
Sindonews.com - Drama penyanderaan oleh kelompok teroris Abdul Kemprut kepada warga negara Malaysia yang dilakukan secara bersamaan di tiga titik berbeda, yaitu pembajakan pesawat milik Maskapai Malaysia Airline.

Penyanderaan itu melibatkan staf Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia di Hotel Arya Duta dan pembajakan kapal laut milik Malaysia di Belawan Medan, berakhir sangat dramatis, dengan penyerbuan yang dilakukan oleh pasukan gabungan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Tentara Malaysia (ATM) secara mendadak di tiga titik tersebut serta berhasil membebaskan para sandera, Selasa (11/6/2013).

Kejadian ini hanyalah skenario Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Malaysia-Indonesia (Malindo) Darat-Samudera-Angkasa (Darsasa)-8AB/2013.

Penyerbuan pertama dilakukan oleh Pasukan Bravo TNI AU dan Pasukan Khas Angkatan Udara (Paskua), berhasil masuk ke dalam pesawat Malaysia Airline melalui pintu depan dan belakang pesawat, dilanjutkan dengan tembakan ke arah teroris.

Akibatnya, tiga teroris meninggal di tempat dan satu tertangkap, termasuk pimpinan yang membajak atas nama Daut Penantian tewas di tempat, sementara ke 28 sandera selamat. Selanjutnya, teroris yang masih hidup ditahan oleh Polisi Militer Udara dan langsung diserahkan kepada Polisi setempat guna pengusutan lebih lanjut.

Sedangkan penyerbuan kedua oleh pasukan Denjaka Marinir TNI AL dan Pasukan Khas Laut (Paskal) ATM di Pelabuhan Belawan Medan, pasukan TNI dan ATM bisa menguasai Kapal yang di bajak dengan waktu 10 menit, dari ke sepuluh teroris hanya dua yang hidup dan delapan teroris lainnya tertembak dan mati di tempat.

Sementara dua orang yang masih hidup diserahkan ke PM TNI AL untuk diserahkan kepada Polisi, sedangkan 20 sandera bisa dibebaskan dengan keadaan selamat. Selanjutnya pembebasan sandera yang berada di Hotel Arya Duta dengan kekuatan teroris 10 orang dan bersenjata lengkap.

Untuk teroris di Hotel Arya Duta semua mati tertembak sedangkan ke 20 sandera bisa diselamatkan dan dibawa oleh tim ke kesehatan ke Rumah Sakin Putri Hijau Medan. Latihan Gabungan (Latgab) Bersama Malindo akan ditutup pada Rabu 12 Juni 2013 oleh Panglima ATM Jenderal Tan Sri Dato Sri Zulkifeli Bin Mohd Zin dan pendamping Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, di Lapangan Benteng Medan, dilanjutkan kegiatan bhakti kesehatan, menurut rencana Panglima TNI akan menyerahkan 20 kaki dan tangan palsu secara simbolis.
(maf)
Berita Terkait
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Tokoh yang Pernah Terima...
Tokoh yang Pernah Terima Pangkat Jenderal TNI (HOR)
Daftar Jenderal Baru...
Daftar Jenderal Baru TNI AD, AL, dan AU pada Juli 2023
Profil Mayor Teddy,...
Profil Mayor Teddy, Ajudan Prabowo yang Viral di Medsos
Berita Terkini
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Operasi Patuh Bakal...
Operasi Patuh Bakal Digelar Menjelang Nataru
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK seusai Terjaring OTT
KPK Sudah Tentukan Status...
KPK Sudah Tentukan Status Hukum Bupati Muara Enim Edison
Wamenlu Ungkap Prabowo...
Wamenlu Ungkap Prabowo Minta Maaf soal Terlambat Menerima Surat Kepercayaan Dubes
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved