SBY harus tegas sikapi PKS

Sabtu, 08 Juni 2013 - 08:12 WIB
SBY harus tegas sikapi...
SBY harus tegas sikapi PKS
A A A
Sindonews.com - Permasalahan antara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Boediono sudah terjadi dua kali.

Sebelumnya PKS dan SBY-Boediono berseberangan soal kenaikan harga BBM bersubsidi, yang akhirnya pemerintah gagal menaikkan harga BBM bersubsidi 1 April 2012 lalu.

Kali ini pemerintah berencana lagi menaikkan harga BBM yang sedianya akan direalisasikan pada 17 Juni 2013. PKS kembali bersikap menolak kenaikan harga BBM bersubsidi. MEski sikap PKS ini belum final, namun suara PKS mengalami perpecahan di dalam internalnya.

Di satu sisi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, namun di sisi lain Majelis Syura PKS mendukung upaya pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi dengan alasan sebagai mitra koalisi yang mendukung pemerintah.

Menyikapi partai politik anggota koalisinya yang kerap membangkang ini, SBY dinilai tidak tegas terhadap partai politik pertama yang memberikan dukungannya kepada SBY-Boediono ini. Sehingga kali ini SBY dinantikan ketegasannya dalam menyikapi PKS sebagai mitra koalisinya.

"SBY sebagai pimpinan Setgab (Sekretariat Gabungan) perlu tegas terhadap partai-partai anggota koalisi, agar pola tingkat elite parpol anggota koalisi tidak mengganggu kinerja pemerintah," ujar pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro, saat berbincang dengan Sindonews, Sabtu (8/6/2013).

SBY, kata wanita yang akrab disapa Wiwieq ini, seharusnya tidak membiarkan partai politik anggota koalisinya mengganggu kinerja pemerintah dengan menunjukkan sikap membangkang terhadap rencana kebijakan pemerintah.

Dengan dukungan partai politik anggota koalisi yang tidak solid, dan sikap SBY-Boediono yang tidak juga tegas terhadap mitra koalisinya, dinilai Wiwieq berdampak pada nasib rakyat atas kebijakan pemerintah, terutama soal kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

"Jangan sampai pemerintah mengorbankan nasib rakyat hanya gara-gara rendahnya soliditas dan komitmen serta konsistensi anggota Setgab," tandasnya.
(lal)
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved