Kejagung awasi 14 aset Asian Agri

Jum'at, 07 Juni 2013 - 22:33 WIB
Kejagung awasi 14 aset...
Kejagung awasi 14 aset Asian Agri
A A A
Sindonews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengawasi 14 aset perusahaan kelapa sawit Grup Asian Agri. Kejagung dibantu juga oleh Ditjen Pajak, Kementerian Hukum dan HAM, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Langkah pengawasan ini sebagai bentuk sikap Kejagung untuk mengantisipasi turunnya putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengharuskan Asian Agri membayar Rp2,5 triliun karena sudah terbukti bersalah dalam penggelapan pajak.

Hal ini dibenarkan oleh Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Mahfud Manan yang mengatakan akan menyita 14 aset perusahaan Asian Agri, jika dalam satu tahun tidak membayar denda sesuai yang telah ditentukan oleh Kejagung.

"Sekarang kita tunggu satu tahun untuk membayar denda, diputusannya kan harus dibayar tunai," kata Mahfud, di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2013).

Mahfud juga mengatakan jika Asian Agri dalam waktu satu tahun tetap tidak membayar denda, maka aset dari perusahaan itu akan disita oleh Kejagung.

"Itu kan satu tahun, ditunggu kalau gak bisa bayar tunai ya bisa sita aset," tandas Mahfud.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus penggelapan pajak PT Asean Agri terjadi pada tahun 2002-2005 dengan modus merekayasa jumlah pengeluaran perusahaan. Penggelapan pajak anak perusahaan dari Raja Garuda Mas milik Soekanto Tanoto itu diperkirakan mencapai Rp1,340 triliun dan Mahkamah Agung (MA) telah memvonis mantan Manajer Pajak Asean Agri, Suwir Laut, dua tahun penjara dengan masa percobaan tiga tahun.

Untuk diketahui, Perusahaan milik konglomerat Sukanto Tanoto juga dihukum untuk membayar denda sebesar Rp2,5 triliun atau setara dengan dua kali lipat nilai pajak yang telah digelapkan olehnya. Seharusnya, denda tersebut harus dibayar tunai dalam waktu satu tahun.
(lal)
Berita Terkait
Polisi Lakukan Olah...
Polisi Lakukan Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Gedung Kejaksaan Agung...
Gedung Kejaksaan Agung Terbakar
Mengenal Perbedaan Mahkamah...
Mengenal Perbedaan Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung
Kejaksaan Agung Usulkan...
Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp15,5 triliun
Berjuang Hampir 12 Jam,...
Berjuang Hampir 12 Jam, Akhirnya Petugas Damkar Berhasil Taklukkan Api di Kejagung
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
Profil dan Aset 7 BUMN...
Profil dan Aset 7 BUMN yang Bakal Dikelola BP Danantara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved