Kirim SMS ancaman, handphone Antasari diretas?

Selasa, 04 Juni 2013 - 16:24 WIB
Kirim SMS ancaman, handphone...
Kirim SMS ancaman, handphone Antasari diretas?
A A A
Sindonews.com - Pesan singkat layanan Short Message Service (SMS) dari telepon genggam milik mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Antasari Azhar, dijadikan salah satu bukti pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen.

Pasalnya, dalam pesan dari nomor pribadi itu sempat menyebutkan bahwa Antasari pernah mengirimkan ancaman pembunuhan kepada Nasrudin. Namun, hal tersebut sampai saat ini sendiri ternyata tidak dapat dihadirkan sebagai bukti nyata di muka persidangan dan baru sebatas pernyataan semata.

Hal itulah yang kemudian menjadi salah satu alasan Antasari mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi. Dalam persidangan hari ini, Antasari pun menghadirkan Agung Harsoyo yang diketahui merupakan ahli IT dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Pengajuan saksi IT itu pun dimaksudkan untuk membuktikan kebenaran adanya ancaman pembunuhan melalui pesan singkat itu. Karena, sampai saat ini Antasari mengklaim sama sekali tidak pernah mengirimkan pesan apapun ke Nasrudin melalui nomor pribadinya.

Dalam pemaparannya, Agung mengungkapkan cara pengiriman pesan singkat dari seseorang bisa diatur dengan sedemikian rupa. Sehingga, bisa saja pengakuan Antasari yang merasa tidak pernah mengirimkan pesan singkat kepada Nasrudin benar adanya.

“Pengiriman SMS dapat dilakukan dengan nomor tertentu tanpa sepengetahuan pemilik nomor tersebut,“ kata Agung saat menjadi saksi ahli di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (4/6/2013).

Ia menjelaskan, cara yang paling mudah dan paling memungkinkan dalam kasus Antasari adalah dengan penggunaan web server. Yang mana, pengiriman pesan singkat bisa dilakukan menggunakan nomor tanpa melalui telepon genggam nomor si pengirim.

"Jadi cara kerja web server bisa menggunakan nomor telepon si pengirim ke nomor telepon si penerima tanpa diketahui pemilik nomor,“ jelasnya.

Seperti diketahui, isi SMS yang didakwakan itu berasal dari nomor telepon seluler milik Antasari Azhar ke Nasruddin berbunyi 'Maaf mas masalah ini yang tahu kita berdua, kalau sampai terblow up tahu konsekuensinya'. SMS tersebut dikirim ke Nasrudin pada awal Februari 2009 lalu.

Antasari Azhar sendiri membantah mengirim sms tersebut bahkan dari hasil analisis ahli Informasi dan Teknologi (IT) Institut Teknologi Bandung (ITB) di persidangan bahwa SMS tersebut bukan berasal dari HP milik Antasari.
(kri)
Berita Terkait
Polisi Periksa Antasari...
Polisi Periksa Antasari Azhar terkait Kasus Djoko Tjandra
Mantan Ketua KPK Antasari...
Mantan Ketua KPK Antasari Azhar Meninggal Dunia
Ini Celah Waktu Rawan...
Ini Celah Waktu Rawan yang Kerap Dimanfaatkan Terpidana untuk Kabur
Kenang Antasari Azhar,...
Kenang Antasari Azhar, Pimpinan KPK: Sosok Tangguh Pemberantasan Korupsi
Jimly Asshiddiqie Kenang...
Jimly Asshiddiqie Kenang Antasari Azhar sebagai Sosok yang Tegas
Ini Pesan Terakhir Antasari...
Ini Pesan Terakhir Antasari Azhar ke Keluarga Sebelum Meninggal Dunia
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Optimistis...
Polda Metro Jaya Optimistis Praperadilan Roy Suryo Ditolak Hakim
OTT di Sumut, KPK Tangkap...
OTT di Sumut, KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin
Bukan Cuma Kinerja Keuangan,...
Bukan Cuma Kinerja Keuangan, Ini Alasan MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026
Bisnis Indonesia Awards...
Bisnis Indonesia Awards Harapkan Pemenang Kategori Bisa Hadapi Tantangan di Tengah Situasi Dinamis
Kemensos Tindak Lanjuti...
Kemensos Tindak Lanjuti Temuan BPK atas 1.747 Pendamping PKH, Rp7,9 Miliar Harus Dikembalikan ke Negara
Deteksi Dini Kanker...
Deteksi Dini Kanker Serviks, DWP BNPP RI Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved