71,3 persen inginkan menteri yang nyaleg mengundurkan diri

Minggu, 02 Juni 2013 - 15:22 WIB
71,3 persen inginkan...
71,3 persen inginkan menteri yang nyaleg mengundurkan diri
A A A
Sindonews.com - Keinginan publik agar seluruh menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II yang maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) di Pemilu 2014 mengundurkan diri dari kabinet cukup kuat. Berdasarkan hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN), 71,3 persen responden menginginkan hal itu.

Peneliti Utama Lembaga Survei Nasional (LSN), Dipa Pradipta mengatakan, permintaan itu dengan alasan agar tidak terjadi conflict of interest antara kepentingan partai dan tugas negara. Kesimpulan itu muncul dari survei yang dilaksanakan tanggal 1 hingga 10 Mei 2013 di 33 Provinsi di seluruh Indonesia.

"Hanya 7,3 persen yang tidak mempermasalahkan para menteri menjadi caleg," ujar Dipa Pradipta di Restoran Pulau Dua, Jalan Gatot Subroto, Taman Ria Senayan, Jakarta, Minggu (2/6/2013).

Lebih lanjut, dia menuturkan sebanyak 15,2 persen responden mengaku tidak tahu atau tidak dapat menjawab. Dia menambahkan, survei LSN kali ini juga menangkap adanya kesenjangan antara ekspektasi publik dengan sikap Presiden SBY dan para menteri.

Publik, lanjut dia, mengharapkan pemerintah lebih konsentrasi mengurusi negara dan bekerja keras memperbaiki kinerja. Namun, publik menangkap sinyal bahwa Presiden SBY dan para penteri justru lebih mengutamakan sejumlah agenda politik partainya masing-masing.

Seperti diketahui, Populasi dari survei LSN adalah seluruh penduduk Indonesia yang telah berusia 17 tahun keatas, atau belum berusia 17 tahun namun sudah menikah. Jumlah sampel sebanyak 1230 responden yang diperoleh melalui teknik pencuplikan secara rambang berjenjang (multistage random sampling).

Simpangan kesalahan (margin of error) sebesar 2,8 persen dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) 95 persen.

Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan responden dengan berpedoman quesioner. Survei ini dilengkapi dengan riset kualitatif melalui wawancara mendalam (depth-interview) dan analisis media.
(kri)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
BGN Stop Penyaluran...
BGN Stop Penyaluran MBG selama Libur Sekolah
Agustina Arumsari Ditunjuk...
Agustina Arumsari Ditunjuk Jadi Juru Bicara BGN
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved