Diperiksa KPK, Bendum PKS serahkan kuitansi mobil
Selasa, 23 April 2013 - 10:07 WIB
Diperiksa KPK, Bendum PKS serahkan kuitansi mobil
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk sekian kalinya kembali melakukan pemanggilan terhadap Bendahara Umum (Bendum) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Machfudz Abdurrahman.
Machfudz ini sendiri masih diperiksa kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus penyuapan pengurusan kuota impor daging di Kementerian Pertanian (Kementan) dan juga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Machfud tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekira pukul 09.35 WIB. Dia banyak mengelak saat ditanyakan wartawan tentang kedatangannya hari ini.
“Ah enggak. Enggak diperiksa. Ini nerusin yang kemarin. Kan ada kuitansi. Jadi cuma nyerahkan ini,“ kata Machfud seraya menunjukkan amplop, saat berada di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2013).
Machfud pun terus mengelak saat dikonfirmasi mengenai isi kuitansi yang akan diserahkan kepada penyidik hari ini. “Bukan. Cuma menyerahkan ini. Kemarin kan saya ditanya diminta konfirmasi. Sekarang saya bawa bukti-buktinya terkait dengan surat- surat mobil Caravel,“ kilahnya.
Saat disinggung mengenai tanah mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq yang ada di daerah Condet, kader PKS itu pun kemudian terburu-buru segera masuk ke dalam gedung dan terus berusaha membantah. “Nanti ya, saya sudah terlambat. Pokoknya ini mobil doang satu. Kalau yang lain enggak tahu, cuma Caravel,“ pungkasnya.
Machfudz ini sendiri masih diperiksa kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus penyuapan pengurusan kuota impor daging di Kementerian Pertanian (Kementan) dan juga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).
Machfud tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekira pukul 09.35 WIB. Dia banyak mengelak saat ditanyakan wartawan tentang kedatangannya hari ini.
“Ah enggak. Enggak diperiksa. Ini nerusin yang kemarin. Kan ada kuitansi. Jadi cuma nyerahkan ini,“ kata Machfud seraya menunjukkan amplop, saat berada di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2013).
Machfud pun terus mengelak saat dikonfirmasi mengenai isi kuitansi yang akan diserahkan kepada penyidik hari ini. “Bukan. Cuma menyerahkan ini. Kemarin kan saya ditanya diminta konfirmasi. Sekarang saya bawa bukti-buktinya terkait dengan surat- surat mobil Caravel,“ kilahnya.
Saat disinggung mengenai tanah mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq yang ada di daerah Condet, kader PKS itu pun kemudian terburu-buru segera masuk ke dalam gedung dan terus berusaha membantah. “Nanti ya, saya sudah terlambat. Pokoknya ini mobil doang satu. Kalau yang lain enggak tahu, cuma Caravel,“ pungkasnya.
(maf)