Pertahankan loyalis Anas, strategi pencitraan SBY

Senin, 22 April 2013 - 07:03 WIB
Pertahankan loyalis...
Pertahankan loyalis Anas, strategi pencitraan SBY
A A A
Sindonews.com - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat akhirnya mengumumkan struktur baru wajah partai berlambang mercy tersebut untuk periode 2013-2015. Diantara nama baru, tak disangka nama-nama lama yang dikenal dekat dengan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tetap dipertahankan.

"Hal menarik lain dalam kepengurusan yang baru ini adalah tetap dipakainya orang-orang pro Anas dalam struktur. Walau mereka umumnya berada sebagai wakil, sekretaris, atau ketua Departemen, SBY mau menunjukkan kesan rekonsiliasi yang berhasil dia lakukan di internal partai," ujar Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) ketika dihubungi Sindonews, Senin (22/4/2013).

Namun, dipertahankannya loyalis Anas dianggap sebagai bentuk pencitraan SBY. Mereka tidak dibuang, lanjutnya, agar SBY terkesan bersikap adil, mau memaafkan dan tidak bersifat arogan.

"Ini bisa dilakukan SBY demi pencitraan. Bahwa walaupun dinilai banyak pihak SBY mengambil-alih kontrol total terhadap partai seraya menyingkirkan Anas Urbaningrum, tetapi dia tetap bijak dengan mempercayakan jabatan-jabatan tertentu kepada loyalis Anas," tandasnya.

Selain itu, ia melihat, loyalis Anas yang ikut dalam kepengurusan hanya ingin mencari 'jalan aman'. Hal itu dilakukan agar tetap bisa mencalonkan diri sebagai caleg dari Partai Demokrat untuk 2014 mendatang," jelasnya.

Ditambahkannya, singkatnya adanya kepentingan yang menjadikan berbagai kubu pada saat tertentu memilih untuk 'berdamai' membuat perseteruan internal Partai Demokrat hilang sesaat.

"Sewaktu-waktu perpecahan itu bisa menyeruak dan SBY sudah mengantisipasi itu dengan menempatkan mereka dari 'kubu lawan' pada posisi-posisi wakil atau sekretaris bidang dalam kepengurusan," tutupnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Partai Demokrat telah merubah struktur organisasi mereka. Tak hanya itu, partai berlambang bintang mercy ini juga sudah menyerahkan bakal calon anggota legislatif (caleg) mereka untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Banyak kabar menyebutkan dalam kedua kegiatan itu, loyalis mantan Ketua Umum Anas Urbaningrum digusur dari beberapa jabatan penting dan daerah pemilihan (dapil) yang menjadi lumbung suara.

Namun, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Jero Wacik membantah hal tersebut. Dirinya menekankan, tak ada aksi penggusuran jabatan atau dapil.

"Enggak ada itu gusur menggusur," katanya di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu 21 April 2013.

Dia juga menegaskan, dalam Partai Demokrat tidak ada kubu-kubuan seperti yang ramai diberitakan. "Tidak ada kubu-kubuan, atau penggusuran kubu Anas. Kita semuanya satu, kalau teman yang kurang baik ya kita perbaiki," tegasnya.

Karenanya, Jero secara tegas tidak ada perilaku berbeda dalam menentukan kepengurusan baru maupun penentuan dapil di partai yang didirikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini. "Tidak ada gitu-gituan, semuanya satu," tuntasnya.
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Cak Imin Bangga, Luluk...
Cak Imin Bangga, Luluk Nur Hamidah Resmi Sandang Gelar Doktor Sosiologi UI
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Infografis
Bagaimana Strategi Houthi...
Bagaimana Strategi Houthi untuk Meledakkan Kapal Induk AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved