Konvensi jalan penting untuk demokrasi di Demokrat
Senin, 15 April 2013 - 06:45 WIB
Konvensi jalan penting untuk demokrasi di Demokrat
A
A
A
Sindonews.com - Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Iding R Hasan menilai, konvensi merupakan hal penting jika dijalankan terbuka. Tetapi, jika itu dijalankan penuh dengan intervensi dapat dipastikan akan menjadi bumerang untuk Partai Demokrat (PD).
"Tetapi itu kalau berjalan secara konsisten atau sesuai dengan tujuan. Ya penting karena dengan konvensi Demokrat dianggap membuka peluang seluas-luasnya bagi siapapun untuk jadi Capres," katanya kepada Sindonews, Minggu (14/4/2013).
"Tapi sekali lagi, jika itu dilakukan secara konsisten yakni untuk mencari capres Demokrat secara terbuka dan transparan. Jangan sampai konvensi hanya dijadikan forum penghabisan bagi calon yang sebenarnya sedang dielus-elus Demokrat," tambahnya.
Pada kesempatan itu dia mengatakan, elite Partai Demokrat tidak boleh menghalangi siapapun yang akan maju pada konvesni tersebut, meskipun yang maju bukanlah orang yang dikehendaki elite partai itu.
"Kalau konsisten dengan konvensi, harusnya pimpinan Demokrat tidak boleh bersikap menghalangi atau menunjukkan ketidaksukaan, Makanya, harus dibuat mekanisme atau aturan terlebih dahulu sebelum konvensi. Misalnya tidak boleh ada politik uang, rekam jejak harus bersih dan sebagainya," paparnya.
"Tetapi itu kalau berjalan secara konsisten atau sesuai dengan tujuan. Ya penting karena dengan konvensi Demokrat dianggap membuka peluang seluas-luasnya bagi siapapun untuk jadi Capres," katanya kepada Sindonews, Minggu (14/4/2013).
"Tapi sekali lagi, jika itu dilakukan secara konsisten yakni untuk mencari capres Demokrat secara terbuka dan transparan. Jangan sampai konvensi hanya dijadikan forum penghabisan bagi calon yang sebenarnya sedang dielus-elus Demokrat," tambahnya.
Pada kesempatan itu dia mengatakan, elite Partai Demokrat tidak boleh menghalangi siapapun yang akan maju pada konvesni tersebut, meskipun yang maju bukanlah orang yang dikehendaki elite partai itu.
"Kalau konsisten dengan konvensi, harusnya pimpinan Demokrat tidak boleh bersikap menghalangi atau menunjukkan ketidaksukaan, Makanya, harus dibuat mekanisme atau aturan terlebih dahulu sebelum konvensi. Misalnya tidak boleh ada politik uang, rekam jejak harus bersih dan sebagainya," paparnya.
(mhd)