Komnas HAM diminta adil usut LP Cebongan

Jum'at, 05 April 2013 - 12:40 WIB
Komnas HAM diminta adil...
Komnas HAM diminta adil usut LP Cebongan
A A A
Sindonews.com - Hasil Tim Investigasi TNI AD mengungkap ada 11 oknum anggota Kopassus terlibat dalam penyerangan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Sleman, Yogyakarta.

Atas kejadian itu, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) langsung menelusuri dugaan terjadinya pelanggaran HAM dalam peristiwa tersebut.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengatakan, Komnas HAM berlaku adil, jangan sampai ketika ada oknum TNI terlibat kekerasan Komnas HAM bergerak cepat, sementara ketika ada prajurit gugur malah berdiam diri.

"Saya menyarankan lakukan langkah terbaik secara adil. Jangan kemudian saat aparat militer teman-teman semangat (lakukan pengusutan), sementara kalau ada prajurit yang gugur itu menutup mata. Jadi harus adil," ujar Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2013).

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, berdasarkan hasil investigasi TNI AD, ada sebelas orang yang melakukan penyerangan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Sleman.

Seperti diberitakan sebelumnya, berdasarkan hasil Tim Investigasi TNI AD, ada 11 orang yang melakukan penyerangan di LP Cebongan. Hal itu disampaikan Unggul K Yudhoyono, dalam konferensi persnya di Kartika Medika Center, Jalan Abdurahman Saleh I No 48, Jakarta Pusat, Kamis 4 April 2013, sore.

Meski begitu, pelaku eksekutor pembunuhan terhadap empat narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan, Sleman, hanya satu orang. "Yang menyerang 11 orang, namun yang mengeksekutor hanya satu orang. Dia anggota Group 2 Kopassus," jelas Brigjen Unggul.

Kesebelas orang tersebut dijelaskan Unggul, menggunakan dua unit mobil berjenis Toyota Avanza berwarna biru, dan Daihatsu APV berwarna hitam. "Sementara ada satu mobil berjenis Suzuki Feroza yang berusaha mencegah aksi tersebut, namun tidak berhasil," jelasnya.
(maf)
Berita Terkait
Lari, Budaya, dan Keindahan...
Lari, Budaya, dan Keindahan Bali: Maybank Marathon 2025 Siap Dimulai
Penyelidikan Kasus Maybank
Penyelidikan Kasus Maybank
Total Kredit Maybank...
Total Kredit Maybank Indonesia Tumbuh 10% pada 2024
Sukses Digelar di Bali,...
Sukses Digelar di Bali, Elite Label Road Race Maybank Marathon 2024 Umumkan Para Juara
Kolaborasi Moduit dan...
Kolaborasi Moduit dan Maybank Sekuritas Hadirkan Penyediaan Fitur Investasi Saham
Maybank Indonesia Siap...
Maybank Indonesia Siap Gelar Maybank Marathon 2025 di Bali, Catat Tanggalnya!
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
China Rilis Laporan...
China Rilis Laporan Pelanggaran HAM Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved