Jika diperlukan, Komisi I panggil pihak TNI AD

Jum'at, 05 April 2013 - 08:01 WIB
Jika diperlukan, Komisi...
Jika diperlukan, Komisi I panggil pihak TNI AD
A A A
Sindonews.com - Komisi I DPR RI mengapresiasi Tim Investigas TNI Angkatan Darat yang telah mengumumkan 11 orang pelaku yang diduga terlibat dalam penyerangan di Lembaga Pemsayarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, Yogyakarta.

Komisi yang membidangi pertahanan dan keamanan ini belum punya rencana memanggil TNI AD untuk meminta keterangan. Pemanggilan baru dilakukan jika memang diperlukan.

"DPR tak perlu latah. Tidak ujuk-ujuk manggil TNI, kalau sudah ada pengumuman seperti ini baru kami bisa saja memanggil, tapi bukan berarti kami akan memanggil. Saya pikir DPR tidak harus manggil-manggil, kita bisa kan yang mendatangi atau melalui telepon," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR RI TB Hasanuddin kepada Sindonews, Jumat (5/4/20013).

Mengomentari kedatangan Komisi III DPR ke Lapas Cebongan kemarin, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengatakan sebagai mitra mungkin menjadi alasan komisi hukum itu perlu mendatangi lapas.

"Lapas itu kan mitra Komisi III, maka menjadi alasan mengapa mereka perlu ikut konsen terhadap kasus penyerangan tersebut," ujar TB Hasanuddin.

Terkait adanya rencana Komisi III akan membentuk tim investigasi, pihaknya akan melakukan diskusi terkait rencana tersebut. "Nanti akan kami diskusikan,"imbuhnya.

Seperti diketahui, TNI AD telah merilis hasil investigasi tim sembilan Mabes TNI AD terkait penyerangan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) II B Cebongan, Mlati, Sleman, yang menewaskan empat tahanan.

"Bahwa para pelaku telah mengakui perbuatannya sejak awal dilakukan pada tanggal 29 Maret 2013. Hasil investigasi yang kami peroleh adalah, secara kesatria dan dilandasi kejujuran yang tinggi dan bertanggung jawab," kata Ketua tim investigasi TNI AD Brigjen Unggul K Yudhoyono di Kartika Media Center Jalan Abdurahman Saleh I No 48 Jakarta Pusat.

Unggul mengakui, pelaku penyerangan adalah 11 orang oknum anggota Kopassus dari Grup II Kopassus Kandang Menjangan, Kartasura, Surakarta.

"Serangan LP Cebongan diakui dilakukan oleh oknum TNI AD, dalam hal ini Grup II Kopassus Kartasura," jelasnya.
(lns)
Berita Terkait
Lari, Budaya, dan Keindahan...
Lari, Budaya, dan Keindahan Bali: Maybank Marathon 2025 Siap Dimulai
Penyelidikan Kasus Maybank
Penyelidikan Kasus Maybank
Total Kredit Maybank...
Total Kredit Maybank Indonesia Tumbuh 10% pada 2024
Sukses Digelar di Bali,...
Sukses Digelar di Bali, Elite Label Road Race Maybank Marathon 2024 Umumkan Para Juara
Kolaborasi Moduit dan...
Kolaborasi Moduit dan Maybank Sekuritas Hadirkan Penyediaan Fitur Investasi Saham
Maybank Indonesia Siap...
Maybank Indonesia Siap Gelar Maybank Marathon 2025 di Bali, Catat Tanggalnya!
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved