ZD bantak Golkar terima uang dari kasus Alquran
Kamis, 04 April 2013 - 18:33 WIB
ZD bantak Golkar terima uang dari kasus Alquran
A
A
A
Sindonews.com - Terdakwa dugaan kasus korupsi pengadaan Alquran dan laboratorium Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kementrian Agama (Kemenag), Zulkarnaen Djabar (ZD) membantah jika ada aliran dana hasil korupsi mengalir ke Partai Golkar.
"Kalau partai saya kira tidak, karena itu (pendanaan) sudah ada mekanismenya," kata Zulkarnaen di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2013).
Dia menerangkan, ada mekanisme khusus mengenai sumber pendanaan partai politik (parpol). Karena itu, dia menolak jika dikatakan ada aliran dana masuk ke partai berlambang pohon beringin itu.
Dalam kesempatan itu dia juga berjanji akan membongkar soal dugaan korupsi Alquran dan pengadaan laboratorium MTs seperti yang didakwakan kepadanya.
"Nantilah ya di persidangan, sekarang kan baru keterangan saksi-saksi, nanti ada saatnya kita akan menjelaskan," kata politikus Partai Golkar itu.
Terkait sejumlah saksi yang dihadirkan dalam persidangan di Tipikor, Zulkarnaen mengaku tak mempermasalahkannya. Kata dia, mereka yang didatangkan hanya membahasa mengenai teknis pencairan dan penyetoran dana sehingga tidak memberatkan dakwaan terhadap dirinya.
"Ini hanya saksi teknis saja, hanya menjelaskan bagaimana proses pencairannya, penyetoran, saya kira saya tidak perlu memberikan tanggapan," katanya.
Bahkan dia mengatakan, sudah tidak sabar ingin membongkar kasus tersebut di dalam persidangan. "Mungkin tidak lama lagi ini giliran saya sebagai terdakwa," tandasnya.
"Kalau partai saya kira tidak, karena itu (pendanaan) sudah ada mekanismenya," kata Zulkarnaen di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2013).
Dia menerangkan, ada mekanisme khusus mengenai sumber pendanaan partai politik (parpol). Karena itu, dia menolak jika dikatakan ada aliran dana masuk ke partai berlambang pohon beringin itu.
Dalam kesempatan itu dia juga berjanji akan membongkar soal dugaan korupsi Alquran dan pengadaan laboratorium MTs seperti yang didakwakan kepadanya.
"Nantilah ya di persidangan, sekarang kan baru keterangan saksi-saksi, nanti ada saatnya kita akan menjelaskan," kata politikus Partai Golkar itu.
Terkait sejumlah saksi yang dihadirkan dalam persidangan di Tipikor, Zulkarnaen mengaku tak mempermasalahkannya. Kata dia, mereka yang didatangkan hanya membahasa mengenai teknis pencairan dan penyetoran dana sehingga tidak memberatkan dakwaan terhadap dirinya.
"Ini hanya saksi teknis saja, hanya menjelaskan bagaimana proses pencairannya, penyetoran, saya kira saya tidak perlu memberikan tanggapan," katanya.
Bahkan dia mengatakan, sudah tidak sabar ingin membongkar kasus tersebut di dalam persidangan. "Mungkin tidak lama lagi ini giliran saya sebagai terdakwa," tandasnya.
(mhd)