Kesimpulan Komnas HAM soal Cebongan dikecam Purnawirawan TNI

Selasa, 02 April 2013 - 00:28 WIB
Kesimpulan Komnas HAM...
Kesimpulan Komnas HAM soal Cebongan dikecam Purnawirawan TNI
A A A
Sindonews.com - Pernyataan dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) yang menyebutkan pelaku penyerangan empat napi di LP Cebongan Sleman, Yogyakarta, merupakan anggota Kopassus, menuai kritikan pedas dari para Purnawirawan TNI.

Mantan Komandan Satgas Intel Badan Intelijen Strategis (BAIS) Laksamana Pertama TNI Purn Mulyo Wibisono mengatakan, Komnas HAM sepertinya ingin menggiring opini masyarakat, seolah-seolah pelaku penyerangan terlatih yang mengarah pada Kopassus.

"Mereka main asal saja bicara. Jelas-jelas, senjata yang digunakan pelaku bukan milik Kopassus. Komnas HAM harus berbicara sesuai Statuta Roma, jangan berdasarkan versi sendiri," kata Mulyo kepada wartawan, saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Senin (1/4/2013).

Menurutnya, pola penyerangan Kopassus tidak seperti para pelaku yang menghamburkan 10 peluru dan menggunakan senjata serbu seperti itu. Senjata AK 47 biasanya dipakai Marinir untuk turun karena senjata itu serbaguna.

"Pengertian terlatih harus dikategorikan kembali seperti apa. Karena Kopassus tidak dilatih untuk menyerang dengan membrondong dengan peluru seperti yang terjadi di Lapas Sleman," tukasnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, pada Sabtu 23 Maret 2013 dini hari, belasan orang bertopeng dan bersenjata melakukan penyerangan ke LP Cebongan, Sleman. Dalam aksi penyerangan tersebut, empat tahanan tewas ditembak. Empat orang itu antara lain bernama Hendrik Angel Sahetapi alias Deki (31).

Kemudian Yohanes Juan Manbait (38), Gameliel Yermianto Rohi Riwu alias Adi (29), dan Adrianus Candra Galaja alias Dedi (33). Keempatnya merupakan pelaku penganiayaan hingga menewaskan anggota TNI AD, Sersan Satu Santoso, di Hugo's Kafe.
(maf)
Berita Terkait
Lari, Budaya, dan Keindahan...
Lari, Budaya, dan Keindahan Bali: Maybank Marathon 2025 Siap Dimulai
Penyelidikan Kasus Maybank
Penyelidikan Kasus Maybank
Total Kredit Maybank...
Total Kredit Maybank Indonesia Tumbuh 10% pada 2024
Sukses Digelar di Bali,...
Sukses Digelar di Bali, Elite Label Road Race Maybank Marathon 2024 Umumkan Para Juara
Kolaborasi Moduit dan...
Kolaborasi Moduit dan Maybank Sekuritas Hadirkan Penyediaan Fitur Investasi Saham
Maybank Indonesia Siap...
Maybank Indonesia Siap Gelar Maybank Marathon 2025 di Bali, Catat Tanggalnya!
Berita Terkini
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved