Kasus Lapas Cebongan pukul kewibawaan negara

Sabtu, 30 Maret 2013 - 14:28 WIB
Kasus Lapas Cebongan...
Kasus Lapas Cebongan pukul kewibawaan negara
A A A
Sindonews.com - Negara diminta harus bertanggung jawab menuntaskan kasus penembakan dan penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Jawa Tengah yang menewaskan empat tahanan. Menurutnya penuntasan kasus tersebut tak bisa dilakukan oleh aparat bersenjata, tetapi harus tim independen diluar satuan bersenjata.

"Harus tim independen, bukan satuan bersenjata," ujar Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Muhammad Mustofa ketika dihubungi wartawan, Sabtu (30/3/2013).

Mustofa menambahkan, kasus Lapas Cebongan memukul kewibaan negara. Sehingga, diperlukan seorang pemimpin yang tegas dan keras untuk meningkatkan kewibawaan negara yang terus memudar.

"Ini mencerminkan kewibawaan negara yang terpukul, kewibawaan negara saat ini sedang merosot, harus ada pemimpin tegas, keras, determinasi, kohersif menegakkan hukum, sambil juga memperhatikan kesejahteraan rakyat," tegasnya.

Dia menilai, Presiden semestinya bisa memerintahkan bawahannya dengan memiliki ketegasan untuk mengambil alih kewibawaan negara. Namun, Mustofa meyakini bahwa kasus tersebut tidak terkait dengan suhu politik menjelang 2014.

"Kalau karena 2014 terlalu jauh, ini justru bukan ke depan, tetapi adalah dampak dari reformasi yang belum normal, butuh 30-40 tahun negara kita normal, karena revolusi Prancis pun baru pulih 60 tahun," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Lari, Budaya, dan Keindahan...
Lari, Budaya, dan Keindahan Bali: Maybank Marathon 2025 Siap Dimulai
Penyelidikan Kasus Maybank
Penyelidikan Kasus Maybank
Total Kredit Maybank...
Total Kredit Maybank Indonesia Tumbuh 10% pada 2024
Sukses Digelar di Bali,...
Sukses Digelar di Bali, Elite Label Road Race Maybank Marathon 2024 Umumkan Para Juara
Kolaborasi Moduit dan...
Kolaborasi Moduit dan Maybank Sekuritas Hadirkan Penyediaan Fitur Investasi Saham
Maybank Indonesia Siap...
Maybank Indonesia Siap Gelar Maybank Marathon 2025 di Bali, Catat Tanggalnya!
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved