PBB yakin Susno hanyalah korban rekayasa lawan politik

Senin, 29 April 2013 - 09:01 WIB
PBB yakin Susno hanyalah...
PBB yakin Susno hanyalah korban rekayasa lawan politik
A A A
Sindonews.com - Partai Bulan Bintang (PBB) hingga kini belum mendapatkan kabar secara resmi mengenai dimasukannya nama Komjen Pol (Purn) Susno Duadji dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

PBB masih memiliki keyakinan penuh, mantan Kabareskrim Mabes Polri itu tidak bersalah dan hanyalah korban rekayasa.

"Kami belum mendapatkan kabar soal DPO, kemarin maupun hari ini belum ada kabar, Kejaksaan kan juga masih membantah soal DPO ini," tukas Panglima Hizbullah PBB Afriansyah Ferry Noor ketika dihubungi, Senin (29/4/2012).

Sebagai salah satu kader PBB, lanjut Afriansyah, Susno memilih hak untuk dibela dan dilindungi oleh partainya. Apalagi, Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra merupakan pakar hukum.

"Pak Yusril itu bukan kuasa hukum Susno tapi karena beliau Ketua Dewan Syuro PBB juga pakar hukum merasa mempunyai kewajiban melindungi, apalagi Susno hanyalah korban dari lawan politik," tukas caleg nomor urut 1 PBB dari Jambi 1 ini.

Afriansyah mengaku menyesal dengan tindakan yang dilakukan aparat penegak hukum terhadap Susno. Pasalnya, semua orang tahu Susno selama ini sudah membongkar banyak kasus-kasus korupsi atau whistle blowers. Sehingga Susno memiliki hak untuk dilindungi.

Seperti diberitakan, Kejaksaan telah meminta bantuan Mabes Polri untuk menangkap Susno Duadji. Pensiunan jenderal polisi bintang tiga itu telah dimasukan ke dalam DPO, sehingga harus diburu dan ditangkap.

DPO itu merupakan buntut dari gagalnya upaya eksekusi untuk menjalankan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terhadap perkara korupsi, yakni kasus penanganan perkara PT Salmah Arowana Lestari (SAL) dan kasus dana pengamanan Pilkada Jawa Barat 2008

Masa toleransi Susno agar menyerahkan diri sudah habis, yakni 2X24 jam terhitung sejak upaya eksekusi terahhir dilakukan.

Toleransi itu diberikan setelah tiga kali surat panggilan dan satu eksekusi pihak Kejaksaan gagal membawa Susno.
(lns)
Berita Terkait
Pertamina SMEXPO Geliatkan...
Pertamina SMEXPO Geliatkan Ekonomi Rakyat di Yogyakarta
Dongkrak Ekonomi Warga...
Dongkrak Ekonomi Warga Jogja, Nara Kupu Gelar Lagi Pasar Sayur dan Pets Day Out
Tiga Jurus Sandiaga...
Tiga Jurus Sandiaga Tingkatkan Daya Saing Pelaku Parekraf
Wamenkop Sebut Yogyakarta...
Wamenkop Sebut Yogyakarta Bisa Jadi Role Model Daerah Bersistem Ekonomi Pancasila
Ekonomi Jatim Alami...
Ekonomi Jatim Alami Kontraksi, Pertumbuhannya Kalah Dari Banten dan Yogyakarta
Sukuk Ritel SR016 Bakal...
Sukuk Ritel SR016 Bakal Dirilis, Investasi Syariah yang Aman dan Dijamin Negara
Berita Terkini
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Infografis
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved