Pramono ogah komentari isu jadi Ketum Demokrat

Selasa, 19 Maret 2013 - 17:47 WIB
Pramono ogah komentari...
Pramono ogah komentari isu jadi Ketum Demokrat
A A A
Sindonews.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal, Pramono Edhie Wibowo merupakan salah satu nama yang ikut disebut-sebut akan dicalonkan sebagai calon Ketua Umum Partai Demokrat pengganti Anas Urbaningrum. Menanggapi rumor tersebut, Pramono Edhie Wibowo enggan berkomentar.

"Yang jelas sampai saat ini KASAD," ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2013).

Untuk saat ini, kata Pramono, dirinya memilih fokus pada pekerjaan dan mengurus keluarga. Dirinya baru akan menentukan langkah selanjutnya setelah pensiun dari tugasnya.

"Kalau pensiun, bebas jadi apa saja. Tapi sampai saat ini masih fokus ngurus keluarga, karena selama tugas sering meninggalkan keluarga," tutur adik ipar SBY ini.

Seperti diketahui, pada tanggal 30-31 Maret 2013 ini, Partai Demokrat berencana menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) di Bali, untuk mencari ketua umum partai Demokrat pengganti Anas Urbaningrum.

Menjelang Kongres Luar Biasa (KLB), sejumlah nama calon Ketua Umum Partai Demokrat mulai bermunculan, baik dari internal maupun eksternal Partai Demokrat.

Untuk di lingkaran keluarga Cikeas, muncul sejumlah nama seperti Ibu Negara Ani Yudhoyono yang merupakan istri Presiden SBY, putra bungsu SBY Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal atau adik ipar SBY, Pramono Edhie Wibowo.

Selain tiga nama dari keluarga Cikeas itu, muncul pula nama Wasekjen DPP Partai Demokrat Saan Mustopa dan Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat yang juga sebagai Ketua DPR RI Marzuki Alie.

Politikus Partai Demokrat yang paling menginginkan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal atau adik ipar SBY, Pramono Edhie Wibowo menjadi Ketua Umum Partai Demokrat adalah Ruhut Sitompul.

"Mantan Ketua umum kami (Anas) telah menjadi tersangka korupsi. Karena itu di dalam KLB, ketua umumnya harus orang luar biasa pulak. Siapa orang luar biasa itu? Kalau ditanya ke saya, saya maunya dari luar. Ya Pramono Edhie,"ujar Ruhut di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Selatan, Senin 18 Maret 2013.

Sebab, kata Anggota Komisi III DPR RI ini, di dalam internal partai Demokrat terdapat dua kubu. "Kalau dari dalam, maaf saja ini lah yang terjadi, kubu A, kubu B. Mereka katakan kami adalah satu, nyatanya kita mau lihat sendiri,"tuturnya.
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved