Maju Ketum Demokrat, 3 syarat untuk Saan Mustopa

Minggu, 17 Maret 2013 - 22:00 WIB
Maju Ketum Demokrat,...
Maju Ketum Demokrat, 3 syarat untuk Saan Mustopa
A A A
Sindonews.com - Ada tiga syarat untuk Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Saan Mustopa, jika maju sebagai calon Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat di Kongres Luar Biasa (KLB).

"Pertama, dia (Saan harus) mendapatkan restu dari SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) untuk maju (sebagai calon Ketum Demokrat)," kata Peneliti Founding Fathers House (FFH) Dian Permata kepada Sindonews, Minggu (17/3/2013).

Restu SBY itu, kata dia, untuk menghilangkan istilah bayi yang tidak diharapkan, seperti Anas Urbaningrum. "Iyah," tandasnya.

Selanjutnya, kata pria jebolan Universitas Jayabaya ini, harus mendapatkan simpati dari DPC dan DPD yang sebelumnya mendukung mantan Ketum Demokrat Anas Urbaningrum yang terpilih di Kongres Demokrat Bandung, Jawa Barat. "Kedua, dia bisa menghimpun kembali kekuatan pendukung Anas di konggres Bandung," tambahnya.

Kemudian, dia mengatakan, hal yang terakhir yang harus dipenuhi Saan adalah, tidak terbukti terlibat kasus korupsi. "Ketiga, dia (Saan) dapat membuktikan bahwa dirinya tidak terlibat dalam sejumlah kasus korupsi yang disangkakan M Nazaruddin atau yang lainnya," kata dian.

Sebelumnya, pengamat komunikasi politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Iding R Hasan mengatakan, majunya Saan Mustopa menuju Demokrat I akan mengalami permasalahan yang besar. Pasalnya, Saan dikenal sebagai loyalis Anas, hal itu akan dijegal dari kubu yang tidak suka dengan Anas.

Tetapi, permasalahan itu akan dapat diatasi jika Saan mendapatkan dukungan suara dari DPC dan DPD yang sebelumnya mendukung Anas Urbaningrum di Kongres Demokrat Bandung, Jawa Barat.

"Kalau dia (Saan) bisa memegang DPC dan DPD Demokrat yang dulu dukung Anas peluangnya (Saan) besar (untuk menang)," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved