Maju Ketum Demokrat, Saan 'dikeroyok' Majelis Tinggi

Rabu, 13 Maret 2013 - 07:30 WIB
Maju Ketum Demokrat,...
Maju Ketum Demokrat, Saan 'dikeroyok' Majelis Tinggi
A A A
Sindonews.com - Nama Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokrat Saan Mustopa belakangan ramai diperbincangkan menjadi salah satu kandidat calon Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat yang akan diusung dari loyalis Anas Urbaningrum.

Kendati demikian, jika memang pria asal Jawa Barat itu akan maju menjadi Ketum partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dapat diprediksi, Saan akan 'dikeroyok' dengan kelompok yang selama ini berseberangan dengan Anas.

"Tapi problemnya akan berat, menurut saya Saan akan bertarung dengan kandidat Majelis Tinggi Partai Demokrat," kata pengamat politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesian (Sigma) Said Salahudin saat berbincang dengan Sindonews, Rabu (13/3/2013).

Hal itu hajar, katanya, dikarenakan Saan merupakan sosok yang kuat dari kubu Anas yang akan maju ke Demokrat 1. Karena, Saan memiliki kedekatan terhadap mantan Ketum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut.

"Karena memang dia salah satu orang terdekat Anas, kita bisa lihat bahwa Saan begitu dekat dengan Anas, jadi wajarlah," katanya.

Sekadar informasi, Anas mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat setelah ditetapkan tersangka oleh KPK dalam dugaan keterlibatan proyek pembangunan sport center di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat, sejak itu kursi kepemimpinan Demokrat kosong.

Atas hal itu juga, partai yang besar dengan warna biru ini pun berencana menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) sebelum 9 April 2013 yang menjadi batas pendaftaran DCS.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Presiden SBY yang juga Ketua Majeslis Tinggi Partai Demokrat meminta Anas Urbaningrum untuk fokus menghadapi masalah hukum yang menyebutkan namanya itu dalam kasus Hambalang. Bahkan SBY juga meminta KPK segera melakukan penetapan hukum Anas dalam kasus itu pada 4 Februari 2013 lalu.

Tidak ada sebulan lamanya setelah permintaan itu, Anas ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sudah menjerat mantan Juru Bicara Kepresidenan SBY yang juga mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alfian Mallarangeng menjadi tersangka kasus itu.
(mhd)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
Kapolri Mutasi 67 Perwira...
Kapolri Mutasi 67 Perwira Tinggi dan Perwira Menengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved