Setelah 2 pekan ramai, kini kediaman Anas sepi
Kamis, 07 Maret 2013 - 18:42 WIB
Setelah 2 pekan ramai, kini kediaman Anas sepi
A
A
A
Sindonews.com - Pemandangan berbeda terjadi di kediaman Anas Urbaningrum, jika biasanya rumah mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini ramai didatangi kerabat dan tokoh nasional maupun awak media, hari ini rumahnya terlihat sepi.
Dari pantauan Sindonews, sejak pagi hari hanya terlihat enam orang keluarganya yang sengaja datang untuk bersilaturahmi ke rumah pria asal Blitar, Jawa Timur ini. Tak terlihat pula adanya kerumunan wartawan yang biasa meliput ke rumahnya.
Sementara itu, tak ada aktivitas yang berarti di kediaman Anas yang terletak di Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur ini, hanya beberapa petugas kebersihan yang biasa melakukan tugasnya menyapu halaman ayah empat anak itu.
Memang, sejak ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan berhenti dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat rumah Anas tak pernah sepi dari tamu dan pemberitaan.
Selang beberapa jam dia mengundurkan diri, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang juga Ketua Presidium Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Mahfud MD bersama Ketua Umum Perino, Hary Tanoesoedibjo datang dengan mobil Land Rover bernomor polisi B 1 WHT mendatangi rumahnya.
Dukungan pun terus mengalir, di hari yang sama, politikus senior Partai Golkar, Akbar Tanjung melakukan hal serupa.
Setelah Akbar Tanjung, giliran politikus partai berlambang pohon beringin lainnya yang mengunjungi Anas, ia adalah Ade Komarudin selang dua hari setelahnya.
Tak berhenti di situ, dukungan dari tokoh lain terus berdatangan sebut saja nama Din Syamsudin, Fuad Bawazier, Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid juga mengunjungi Anas.
Tak hanya dari tokoh nasional, namun pria yang khas dengan kacamata ini juga kebanjiran simpati dari elemen masyarakat, sedikitnya sudah ada empat elemen masyarakat yang memberikan dukungan pada ayah empat anak ini.
Dari pantauan Sindonews, sejak pagi hari hanya terlihat enam orang keluarganya yang sengaja datang untuk bersilaturahmi ke rumah pria asal Blitar, Jawa Timur ini. Tak terlihat pula adanya kerumunan wartawan yang biasa meliput ke rumahnya.
Sementara itu, tak ada aktivitas yang berarti di kediaman Anas yang terletak di Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur ini, hanya beberapa petugas kebersihan yang biasa melakukan tugasnya menyapu halaman ayah empat anak itu.
Memang, sejak ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan berhenti dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat rumah Anas tak pernah sepi dari tamu dan pemberitaan.
Selang beberapa jam dia mengundurkan diri, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang juga Ketua Presidium Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Mahfud MD bersama Ketua Umum Perino, Hary Tanoesoedibjo datang dengan mobil Land Rover bernomor polisi B 1 WHT mendatangi rumahnya.
Dukungan pun terus mengalir, di hari yang sama, politikus senior Partai Golkar, Akbar Tanjung melakukan hal serupa.
Setelah Akbar Tanjung, giliran politikus partai berlambang pohon beringin lainnya yang mengunjungi Anas, ia adalah Ade Komarudin selang dua hari setelahnya.
Tak berhenti di situ, dukungan dari tokoh lain terus berdatangan sebut saja nama Din Syamsudin, Fuad Bawazier, Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid juga mengunjungi Anas.
Tak hanya dari tokoh nasional, namun pria yang khas dengan kacamata ini juga kebanjiran simpati dari elemen masyarakat, sedikitnya sudah ada empat elemen masyarakat yang memberikan dukungan pada ayah empat anak ini.
(maf)