Pengganti Anas tidak bisa dipilih melalui penunjukan langsung

Kamis, 07 Maret 2013 - 09:45 WIB
Pengganti Anas tidak...
Pengganti Anas tidak bisa dipilih melalui penunjukan langsung
A A A
Sindonews.com - Kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat sangat berisiko besar bagi internal partai tersebut. Pasalnya, jika KLB benar-benar dilakukan dalam waktu dekat ini, itu akan menjadi ajang percekcokan baru bagi politik Cikeas.

"Kalau untuk peta politik Cikeas, KLB memang sangat berisiko resikonya adalah bisa jadi perang terbuka dalam kongres kian memperteguh faksionalisme di Demokrat," kata pengamat komunikasi politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryanto kepada Sindonews, Kamis (7/3/2013).

Maka itu, kata dia, jika partai berlambang mercy itu ingin menunjuk ketua umum (Ketum) yang baru hanya memakai surat, itu juga tidak bisa. Karena, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum terpilih jadi Ketum itu melalui kongres.

"Ya enggak (bisa dengan surat), aturannya harus lewat Kongres. Sebaiknya Demokrat tidak perlu khawatirlah, makin cepat makin berpotensi konsolidasi baik. Untuk kepentingan yang lebih besar," kata Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute ini.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengatakan, Majelis Tinggi Partai Demokrat akan menunjuk secara langsung pengganti Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai. Penentuan ini sangat berpengaruh untuk pendaftaran calon legislatif (caleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk ditetapkan sebagai daftar calon sementara (DCS).

"DCS eggak ada masalah kami sudah antisisipasi siapa yang akan teken. Kita akan lakukan. Kalau tidak sempat KLB (kongres luar biasa) akan ditunjuk pejabat oleh Majelis Tinggi," katanya Senin 4 Maret 2013 lalu.

Sebelum DCS selesai pada 9 April 2013, dia mengatakan, pihaknya sudah mempunyai solusi untuk memecahkan permasalahan tersebut, sehingga partainya tetap bisa mendaftarkan calon legislatif ke Komisi Pemilihan umum (KPU).

"Sebelum DCS akan ada pejabat yang teken. Masa Ketum eggak ada, enggak ada yang boleh teken. Nanti (Ketum) akan ditunjukan degan surat," kata dia.
(mhd)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
7 Nama Sangat Diperhitungkan...
7 Nama Sangat Diperhitungkan Jadi KSAD Pengganti Maruli Simanjuntak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved