Berani ungkap kasus Istana, para aktivis siap lindungi Anas
Jum'at, 01 Maret 2013 - 17:02 WIB
Berani ungkap kasus Istana, para aktivis siap lindungi Anas
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKP 45) menggelar aksi unjuk rasa di dekat kediaman mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.
Dalam orasinya, Sekjen LAKP 45 Muhamad Hasbi Ibrahim mengatakan, Anas harus dapat membutikan komentarnya bahwa tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal dia menerima gratifikasi dari Nazaruddin berupa Toyota Harier, adalah tidak benar.
"Pak Anas kalau memang tidak salah harus bisa membuktikan," jelasnya di sekitar kawasan rumah Anas, Jalan Teluk Samudera, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (1/3/2013).
Hasbi juga mendesak, Anas untuk bersedia membantu penegakan hukum dengan mengungkap kasus yang diduga melibatkan lingkaran penguasa.
Pasalnya, Hasbi yakin, selaku mantan Ketua Umum Partai Demokrat dan memiliki hubungan dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Anas mengetahui misteri kasus yang selama ini sulit disentuh lembaga hukum.
Lanjutnya, jika Anas serius untuk mengungkapkasus tersebut, pihaknya siap melindungi Anas terhadap segala ancaman dan risiko yang bakal menimpa dirinya. "Pak Anas harus tobat dengan membantu membongkar kasus-kasus lain. Kasus Hambalang, kasus Century," serunya.
Aksi unjuk rasa itu semula akan digelar di depan rumah Anas. Namun, urung dilakukan, karena pihak kepolisian darin Polres Jakarta Timur berhasil menghadang para pengunjuk rasa sebelum mencapai posisi depan rumah Anas.
Dalam orasinya, Sekjen LAKP 45 Muhamad Hasbi Ibrahim mengatakan, Anas harus dapat membutikan komentarnya bahwa tuduhan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal dia menerima gratifikasi dari Nazaruddin berupa Toyota Harier, adalah tidak benar.
"Pak Anas kalau memang tidak salah harus bisa membuktikan," jelasnya di sekitar kawasan rumah Anas, Jalan Teluk Samudera, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (1/3/2013).
Hasbi juga mendesak, Anas untuk bersedia membantu penegakan hukum dengan mengungkap kasus yang diduga melibatkan lingkaran penguasa.
Pasalnya, Hasbi yakin, selaku mantan Ketua Umum Partai Demokrat dan memiliki hubungan dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Anas mengetahui misteri kasus yang selama ini sulit disentuh lembaga hukum.
Lanjutnya, jika Anas serius untuk mengungkapkasus tersebut, pihaknya siap melindungi Anas terhadap segala ancaman dan risiko yang bakal menimpa dirinya. "Pak Anas harus tobat dengan membantu membongkar kasus-kasus lain. Kasus Hambalang, kasus Century," serunya.
Aksi unjuk rasa itu semula akan digelar di depan rumah Anas. Namun, urung dilakukan, karena pihak kepolisian darin Polres Jakarta Timur berhasil menghadang para pengunjuk rasa sebelum mencapai posisi depan rumah Anas.
(kur)