Anas tidak minta rumahnya dijaga polisi

Jum'at, 01 Maret 2013 - 16:23 WIB
Anas tidak minta rumahnya...
Anas tidak minta rumahnya dijaga polisi
A A A
Sindonews.com - Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Mulyadi Kaharni menegaskan, penambahan pasukan hingga 173 aparat keamanan di sekitar rumah Anas Urbaningrum bukan permintaan dari mantan Ketua Umum Partai Demokrat tersebut.

Menurut dia, pengerahan kepolisian dalam jumlah yang cukup besar berdasarkan informasi yang berkembang bahwa akan ada aksi unjuk rasa di depan kediaman Anas.

"Kita mendengar situasi yang berkembang di lapangan bahwa akan ada aksi unjuk rasa. Secara pribadi dia tidak meminta tetapi memang kepekaan kita sebagai aparat keamanan," kata Mulyadi kepada wartawan di depan kediaman Anas, Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (1/3/2013).

Menurut dia, dengan disiagakannya 173 pasukan sebagai langkah antisipasi yang dilakukan oleh Polres Jakarta Timur untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

"Kita hindari adanya bentrok, jadi kita sebaiknya melakukan antisipasi. Jadi ini bentuk antisipasi dari kami. Tidak ada permintaan dari kubu Anas," lanjutnya.

Mulyadi menerangkan, sempat beredar kabar bahwa akan ada aksi unjuk rasa besar-besaran dari berbagai elemen masyarakat. "Tadi informasi habis bakda Jumat, kita berharap tidak ada apa-apa," tandasnya.

Sebelumnya, Ia juga menerangkan bahwa kediaman pribadi bukan tempat untuk menyampaikan aspirasi sehingga hal itu secara undang-undang dilarang.

"Terlebih saya tekankan disini, kediaman pribadi ataupun rumah dinas bukan merupakan sasaran untuk menyampaikan aspirasi. Itu diatur dalam undang-undang Nomor 998 Pasal 6, rumah dinas atau pun rumah pribadi bukan merupakan sasaran untuk menyampaikan hak dimuka umum. Itu hak dan privasinya orang itu diatur dalam undang-undang," kata Mulyadi sebelumnya.
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved