SBY sempat menolak Nazaruddin jadi Bendahara Demokrat
Kamis, 28 Februari 2013 - 16:34 WIB
SBY sempat menolak Nazaruddin jadi Bendahara Demokrat
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie mengungkapkan rahasia di balik pemilihan sosok Muhammad Nazaruddin sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat.
Menurutnya, terpilihnya Nazaruddin saat itu tak lepas dari pengaruh Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum. Marzuki mengungkapkan, bahwa Anas sahabat baik Nazaruddin.
"Nazaruddin itu teman dekat Anas, dia yang memaksa mengangkat Nazaruddin sebagai bendahara," ujarnya di Perpustakaan UI Depok, Kamis (28/2/2013).
Marzuki mengungkapkan, saat itu Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mengingatkan Anas untuk tidak menempatkan Nazarudin sebagai bendahara partai. Sejak awal, kata dia, SBY sudah tidak sepakat.
Menurutnya SBY saat itu sudah mengetahui bahwa Nazarudin memang sosok yang bermasalah dan menyarankan jangan ditempatkan sebagai bendahara.
"SBY sudah bilang jangan, Anas memaksa. SBY tahu Nazarudin bermasalah, karena dia pemenang kongres, Anas maksa, artinya dia punya hubungan khusus dengan Nazaruddin," imbuhnya.
Menurutnya, terpilihnya Nazaruddin saat itu tak lepas dari pengaruh Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum. Marzuki mengungkapkan, bahwa Anas sahabat baik Nazaruddin.
"Nazaruddin itu teman dekat Anas, dia yang memaksa mengangkat Nazaruddin sebagai bendahara," ujarnya di Perpustakaan UI Depok, Kamis (28/2/2013).
Marzuki mengungkapkan, saat itu Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mengingatkan Anas untuk tidak menempatkan Nazarudin sebagai bendahara partai. Sejak awal, kata dia, SBY sudah tidak sepakat.
Menurutnya SBY saat itu sudah mengetahui bahwa Nazarudin memang sosok yang bermasalah dan menyarankan jangan ditempatkan sebagai bendahara.
"SBY sudah bilang jangan, Anas memaksa. SBY tahu Nazarudin bermasalah, karena dia pemenang kongres, Anas maksa, artinya dia punya hubungan khusus dengan Nazaruddin," imbuhnya.
(kri)