PKB minta pemerintah tak monopoli sertifikasi halal

Rabu, 27 Februari 2013 - 01:43 WIB
PKB minta pemerintah...
PKB minta pemerintah tak monopoli sertifikasi halal
A A A
Sindonews.com - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPR meminta, pemerintah agar tidak memonopoli sertifikasi halal. Mereka memandang, hal itu juga perlu dilakukan lembaga lain.

"Ini penting agar pengusaha kecil juga mendapatkan sertifikasi halal," jelas Ketua Fraksi PKB Marwan Ja'far, di Jakarta, Selasa (26/2/2013) malam.

Menurutnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mumpuni untuk melakukan hal itu pada sebuah produk pangan. Karena, PBNU memiliki kualitas SDM yang tidak diragukan untuk memberikan jaminan halal.

"Itu akan menguatkan peran masyarakat sipil dalam bernegara dan bermasyarakat. Mereka akan mampu menjangkau akar rumput yang mungkin luput dari pantauan negara. Ini penting," tegasnya.

Presiden Direktur Badan Halal Nahdhatul Ulama, Maksum Mahfudh menyatakan, ada saja ancaman bagi pengusaha kecil. Ia mencontohkan, kasus yang pernah produk makanan bakso.

Gara-gara dihembuskan isu bahwa bakso terbuat dari daging babi, sehingga menyebabkan banyak pedagang yang gulung tikar karena kehilangan pembeli. "Padahal itu belum tentu," katanya.

Ia melanjutkan, kasus seperti itu tak akan terjadi jika lembaga sertifikasi halal diserahkan pada PBNU. "Mereka akan kita bela untuk mendapatkan jaminan halal," imbuhnya.

Badan Halal PBNU dibentuk pada Muktamar NU di Makassar dan Munas NU di Cirebon. Tugas utamanya, menurut Maksum, adalah untuk mengayomi pengusaha-pengusaha kecil yang jelas menjadi basis massa NU.

"Mereka harus kita lindungi. Semua Umat Islam jelas harus mendapat jaminan halal sehingga tidak ada kekhawatiran mengkonsumsi produk halal," imbuhnya.

Sedangkan, Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan, umat Islam Indonesia harus jeli dengan berbagai produk. Ia menambahkan, umat Islam di Illinois, New York, Los Angeles saja sangat protektif terhadap produk makanan dan minuman.

"Kita harus seperti mereka. Makanan dan minuman jelas harus terlihat apakah betul halal atau sebaliknya," imbuhnya.
(kri)
Berita Terkait
Penerbitan Sertifikasi...
Penerbitan Sertifikasi Halal Ribet, Banyak UMKM Bikin Logo Sendiri
Produk RI Wajib Sertifikasi...
Produk RI Wajib Sertifikasi Halal, Segini Rincian Biayanya
Syarat Mendaftarkan...
Syarat Mendaftarkan Sertifikasi Halal, Lengkap dengan Biaya yang Harus Disiapkan
Gandeng Halalin, Haus!...
Gandeng Halalin, Haus! Kantongi Sertifikasi Halal untuk Berikan Rasa Aman dan Percaya Konsumen
Persaingan Sertifikasi...
Persaingan Sertifikasi Produk Halal, MUI Terkesan Belum Ikhlas Serahkan Wewenang
Alphi Jelaskan Struktur...
Alphi Jelaskan Struktur Biaya Pemeriksaan Halal Reguler
Berita Terkini
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved