Masalah yang menimpa Anas sarat politis
Selasa, 26 Februari 2013 - 14:19 WIB
Masalah yang menimpa Anas sarat politis
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Cilacap, Tridianto mengaku tak heran melihat sikap dan cara-cara pihak Direktorat Jenderal Imigrasi saat menyita paspor Anas urbaningrum.
Menurut loyalis Anas ini, semua apa yang terjadi terhadap sahabatnya itu sejak awal bernuansa politis.
Sejak awal lanjutnya, kasus mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu kental dengan nuansa politis, termasuk kedatangan petugas Imigrasi tersebut.
"Saya tidak bisa mengatakan itu politis, dari awal juga sudah nuansa politis," ujar Tridianto kepada wartawan di kediaman Anas, Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (26/2/2013).
Soal penetapan Anas sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus pembangunan Sport Center di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat, tentu masyarakat juga telah mengetahui gambaran sebenarnya kasus itu.
"Segala macam cara yang dialami Anas, temann-teman juga sudah bisa mengartikan," katanya.
Karena itulah, Tridianto mengaku enggan menindaklanjuti terlalu jauh terkait tindakan pihak Imigrasi yang mengambil paspor Anas itu.
"Saya kira enggak, kemaren enggak usah diambil paspornya seharusnya enggak perlu, tahu sendirilah mengapa akhirnya mereka datang dan mengambil," tandasnya.
Paspor Anas Urbaningrum telah ditahan oleh Direktorat Jendral (Dirjen) Imigrasi. Namun, cara-cara menyitaan paspor itu dinilai tidak sesuai prosedur yang benar.
Menurut loyalis Anas ini, semua apa yang terjadi terhadap sahabatnya itu sejak awal bernuansa politis.
Sejak awal lanjutnya, kasus mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu kental dengan nuansa politis, termasuk kedatangan petugas Imigrasi tersebut.
"Saya tidak bisa mengatakan itu politis, dari awal juga sudah nuansa politis," ujar Tridianto kepada wartawan di kediaman Anas, Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (26/2/2013).
Soal penetapan Anas sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus pembangunan Sport Center di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat, tentu masyarakat juga telah mengetahui gambaran sebenarnya kasus itu.
"Segala macam cara yang dialami Anas, temann-teman juga sudah bisa mengartikan," katanya.
Karena itulah, Tridianto mengaku enggan menindaklanjuti terlalu jauh terkait tindakan pihak Imigrasi yang mengambil paspor Anas itu.
"Saya kira enggak, kemaren enggak usah diambil paspornya seharusnya enggak perlu, tahu sendirilah mengapa akhirnya mereka datang dan mengambil," tandasnya.
Paspor Anas Urbaningrum telah ditahan oleh Direktorat Jendral (Dirjen) Imigrasi. Namun, cara-cara menyitaan paspor itu dinilai tidak sesuai prosedur yang benar.
(lns)