Usai rapimnas, Demokrat rombak anggotanya di DPR
Rabu, 13 Februari 2013 - 13:51 WIB
Usai rapimnas, Demokrat rombak anggotanya di DPR
A
A
A
Sindonews.com - Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) akan melakukan perombakan terhadap anggota Fraksinya di DPR. Namun, akan diutamakan pada kader yang terindikasi korupsi.
"Reposisi itu bagi orang-orang yang dicurigai, ada informasi dari PPATK (Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keungan) dicurigai, ya kita selamatkanlah, jangan sampai yang bersangkutan terjebak gara-gara masalah hukum," kata Wakil Ketua Dewan Pembina PD Marzuki Alie di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/2013).
Namun, belum diketahui pasti kapan waktunya partai tersebut akan melakukan perombakan anggotanya yang duduk di DPR itu. "Setelah Rapimnas (rapat pimpinan nasional)," ujarnya singkat.
Marzuki berharap, kader Demokrat yang sudah dicurigai korupsi bisa segera diselamatkan, sehingga tidak menambah daftar panjang kader partainya yang tersangkut korupsi.
"Tidak ada kita membela orang korup, kita itu clear. Demokrat itu kapan membela orang korupsi, begitu ditangkap enggak ada kita bela. Kita ingin partai kita bersih," ucapnya.
Namun, dia enggan membocorkan siapa yang akan digeser oleh Majelis Tinggi partai. Tapi, menurutnya, pihaknya sudah mengetahui siapa saja yang akan digeser. "Itu adalah urusan Majelis Tinggi," pungkasnya.
"Reposisi itu bagi orang-orang yang dicurigai, ada informasi dari PPATK (Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keungan) dicurigai, ya kita selamatkanlah, jangan sampai yang bersangkutan terjebak gara-gara masalah hukum," kata Wakil Ketua Dewan Pembina PD Marzuki Alie di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/2013).
Namun, belum diketahui pasti kapan waktunya partai tersebut akan melakukan perombakan anggotanya yang duduk di DPR itu. "Setelah Rapimnas (rapat pimpinan nasional)," ujarnya singkat.
Marzuki berharap, kader Demokrat yang sudah dicurigai korupsi bisa segera diselamatkan, sehingga tidak menambah daftar panjang kader partainya yang tersangkut korupsi.
"Tidak ada kita membela orang korup, kita itu clear. Demokrat itu kapan membela orang korupsi, begitu ditangkap enggak ada kita bela. Kita ingin partai kita bersih," ucapnya.
Namun, dia enggan membocorkan siapa yang akan digeser oleh Majelis Tinggi partai. Tapi, menurutnya, pihaknya sudah mengetahui siapa saja yang akan digeser. "Itu adalah urusan Majelis Tinggi," pungkasnya.
(mhd)