Pakta integritas SBY tak berguna

Senin, 11 Februari 2013 - 06:20 WIB
Pakta integritas SBY...
Pakta integritas SBY tak berguna
A A A
Sindonews.com - Solusi yang diberikan Ketua Dewan Pembinan partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk meningkatkan elektabilitas partai dengan mengumpulkan DPD se-Indonesia untuk menandatangani pakta integritas dinilai tidak akan berguna. Pasalnya, hal itu butuh ketegasan untuk mengimplementasikannya.

"Saya rasa putusan solusi itu sama saja bohong. Karena, SBY tidak tegas," kata Pengamat Politik dari Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit kepada Sindonews, Senin (11/2/2013).

Ini merupakan, 10 Pakta Integritas hasil musyawarah Majelis Tinggi Partai Demokrat:

Pakta Integritas, dengan memohon ridho Allah SWT sebagai kader Partai Demokrat yang kini tengah mengemban tugas di jajaran Partai Demokrat sekaligus menjalankan tugas di lembaga pemerintahan baik di ekskutif, legislatif, di pusat dan daerah, atau baik sedang menjalankan profesi di luar kelembagaan pemerintahaan bahwa saya akan:

1. Akan selalu menjaga integritas kinerja dan pengabdian untuk memajukan masyarakat, bangsa dan negara, serta senantiasa menjaga nama baik Partai Demokrat dengan penuh kesadaran untuk menjunjung tinggi partai serta jati diri Partai Demokrat yang cerdas dan santun.

2. Untuk menjalankan pengabdian saya untuk melayani masyarkat, saya akan adil untuk semua dan tidak pernah menjalankan yang diskrimintif gender, posisi politik serta perbedaan identitas.

3. Sesuai dengan ideloagi manisfesto politik, saya akan sungguh menjalankan persatuan dan harmoni toleransi masyarakat infonesoa yang majemuk berdasarkan Pancasila, UUD 45, NKRI, Bhineka Tunggal Ika.

4. Demi terciptanya keadilan saya akan bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semua kebijakan program-program yang pro rakyat akan tetap saya pertahankan dan akan saya tingkatkan.

5. Sebagai kader saya akan senantiasa patuh dan taat pada konsitusi hukum dan peraturan lain yang berlaku sebagai cerminan saya sebagai masyarakat yang baik juga sebagai kader Demokrat.

6. Sebagai kader Demokrat yang sedang mengemban tugas legislatif. Saya akan menjalankan tata pemerintahan yang baik good govermen yang responsif dan kapabel.

7. Sebagai pejabat publik saya akan mencegah dari tindakan korupsi termasuk suap, hukum, termasuk dari kejahatan narkoba, asusila, dll. Apabila saya ditetapkan sebagai tersangka sesuai kode etik yang ditetapkan pada 24 Juli 2012.

8. Kalau saya ditetapkan dalam kasus korupsi atau tindak pidana kejahatan yang lain, saya siap keluar dari Demokrat atau dikeluarkan.

9. Sebagai pejabat negara atau publik yang taat aturan, atau sebagai bentuk pencegahan korupsi, saya siap menyerahkan data kekayaan saya kepada partai termasuk NPWP.

10. Pelaksaanan APBN dan APBD. Sebagai pejabat eksekutif, legislatif berjanji tidak akan melakukan penyimpangan APBN dan APBD.

Demikian pernyataan saya dalam pakta intgeritas ini. Saya siap menerima sanksi adminintrasi.
(mhd)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved