SBY kendalikan Demokrat karena punya target di Pemilu 2014

Sabtu, 09 Februari 2013 - 19:37 WIB
SBY kendalikan Demokrat...
SBY kendalikan Demokrat karena punya target di Pemilu 2014
A A A
Sindonews.com - Pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menegaskan kepada seluruh kader Demokrat untuk melupakan Pemilu 2014.

Kemudian meminta seluruh kader Demokrat untuk lebih fokus kepada penataan, penertiban, dan pembersihan partai, dinilai bukan sikap yang tepat untuk dilakukan seorang presiden.

"Penataan dan bersih-bersih adalah statement politik yang dapat dibaca terbalik," ujar pengamat politik dari Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS) Toto Sugiarto kepada Sindonews melalui pesan singkatnya, Sabtu (9/2/2013).

Toto menganggap pernyataan SBY menunjukkan dia sedang mengejar target Pemilu 2014 atau mencari kembali simpati publik.

"Justru SBY memaksudkan statemennya untuk mengejar target Pemilu 2014. Dengan munculnya opini, bahwa Demokrat telah bersih dari korupsi, itu agar Demokat didukung kembali oleh para pemilih," pungkasnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, semakin menurunnya elektabilitas Partai Demokrat memaksa Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY turun tangan untuk mengatasi masalah tersebut.

Hal itu berimbas pada kisruh internal yang semakin memanas akhir-akhir ini, SBY mengeluarkan delapan poin yang menjadi agenda prioritas yang akan dilakukan untuk menyelamatkan Partai Demokrat dari keterpurukan.

SBY menegaskan, kepada seluruh kader Demokrat untuk melupakan Pemilu 2014. Menurutnya, seluruh kader Demokrat harus lebih berfokus kepada penataan, penertiban dan pembersihan partai.

"Prinsip saya lupakan dulu Pemilu 2014. Saya ulangi, lupakan dulu Pemilu 2014. Partai Demokrat akan lebih memfokuskan pikiran, waktu dan tenaganya untuk menata, membersihkan dan mengkonsolidasikan untuk menemukan jati diri partai," kata SBY dalam konferensi pers di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat 8 Februari 2013, malam.

Dia pun berharap, Partai Demokrat segera kembali menemukan jati dirinya seperti dahulu saat partai berlambang mercy itu digagas dan didirikannya.

"Partai Demokrat yakin, saatnya nanti rakyat lebih menyukai partai politik yang kadernya menjaga amanat dan integritasnya. Kami bikin baik terlebih dahulu, baru setelah itu kami lakukan yang bisa kami lakukan untuk rakyat Indonesia," paparnya.
(maf)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved