SBY turut andil merosotnya elektabilitas Demokrat

Selasa, 05 Februari 2013 - 07:40 WIB
SBY turut andil merosotnya...
SBY turut andil merosotnya elektabilitas Demokrat
A A A
Sindonews.com - Merosotnya elektabilitas Partai Demokrat (PD) tidak semata-mata atas kesalahan kadernya yang melakukan korupsi. Melainkan, tindakan Ketua Dewan Pembinanya yang juga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tidak tegas menuntaskan permasalahan yang ada di negeri ini.

"Kemerosotan elektabilitas Demokrat tidak hanya bisa disalahkan oleh beberapa kasus yang mendera PD. Karena, salah satu yang terbesar adalah beberapa keputusan SBY dan Boediono dalam memecahkan masalah yang tidak tegas. selanjutnya baru beberapa masalah kader Demokrat," kata Peneliti Utama Founding Fathers House (FFH) Dian Permata saat berbincang dengan Sindonews, Selasa (5/2/2013).

Dian mencontohkan beberapa kasus yang tidak dituntaskan oleh SBY selaku pemimpin bangsa ini. "Seperti satu contoh misalnya, kasus KPK versus Polri, lihat ending-nya begitu saja kan (tidak ada kejelasan)," katanya.

Selain itu, Dian menilai, ucapan SBY yang multitafsir dan hanya diulang-ulang saja, tidak ada penuntasan secara tegas. "Bagaimana dengan ucapan SBY yang meminta KPK untuk menetapkan status Anas? Itu kan bahasa politis, SBY itu bahasanya berulang-ulang. Karena, pernyataan SBY itu multitafsir. Banyak bisa diartikan oleh kadernya," paparnya.

Sebelumnya, Kata SBY, jika seorang kader Partai Demokrat itu dinyatakan bersalah, pihaknya akan menerima kenyataan tersebut. Namun, jika seorang kader Partai Demokrat itu dinyatakan tak bersalah, pihaknya ingin mengetahui mengapa dinyatakan tak bersalah.

"Jika salah, ya kita terima memang salah. Kalau tidak salah, kami juga ingin tahu kalau itu tidak salah. Termasuk Ketua Umum PD, Anas Urbanigrum yang juga diperiksa dan dicitrakan publik secara luas di tanah air sebagai bersalah atau terlibat dalam korupsi ini, meskipun KPK belum menentukan hasil pemeriksaan," ujar Presiden SBY di Jeddah, Arab Saudi, Senin 4 Februari 2013 kemarin.
(mhd)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
Jokowi Tidak Akan Mencampuri...
Jokowi Tidak Akan Mencampuri Urusan Internal Partai Demokrat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved