Bantuan hukum Luthfi jadi fokus pertama Anis Matta
Jum'at, 01 Februari 2013 - 17:53 WIB
Bantuan hukum Luthfi jadi fokus pertama Anis Matta
A
A
A
Sindonews.com - Pasca ditetapkan sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta pun bertindak cepat untuk memetakan program kerjanya. Salah satu langkah yang akan dia lakukan ialah memberikan bantuan hukum kepada Luthfi Hasan Ishaaq, tersangka kasus dugaan suap impor daging sapi.
Kendati demikian, Anis enggan membeberkan bantuan hukum apa yang akan diberikan PKS kepada mantan presiden sebelumnya itu.
"Pertama, kita akan memberikan seluruh bantuan hukum kepada pak Luthfi Hasan Ishaaq, tapi detail bantuan hukumnya tidak mungkin disebutkan sekarang," jelas Anis usai pengumuman Presiden PKS di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang No 82, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2013).
Tak hanya memberikan bantuan hukum, pihaknya juga akan mengawasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menuntaskan kasus yang menyeret Luthfi. "Kami juga akan mengontrol KPK terkait seluruh proses ini dan membaca kemungkinan terjadinya proses politisasi dalam kasus hukum yang akan berlangsung ke depan," tegasnya.
"Kita menyaksikan begitu banyak kejanggalan, itu semua yang membuat kami percaya bahwa Luthfi Hasan Ishaaq korban sebuah konspirasi besar," sambungnya.
Program kerja kedua yang akan dilakukan Anis ialah mencapai target partai dalam pemenuhan kader dan menjaga persatuan partai berbasis Islam tersebut, khususnya menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2014 mendatang.
"Kedua, saya tentu percaya PKS akan mencapai target besarnya karena kita memiliki semua daya ungkit yang memungkinkan PKS mencapai targetnya. Seperti, total kecukupan kader, militansi yang terus terpelihara, dan saya kira kami membuktikan dengan tumbuh mengikuti pemilu tiga kali," terangnya.
Anis pun meyakini, bahwa dirinya mampu mengemban amanah dan tanggungjawab yang telah diberikan kepadanya karena mendapat dukungan dari seluruh kader dan fungsionari partai.
"Saya percaya diri sebagai pribadi, akan mengemban amanah ini, karena saya yakin akan didukung pengurus PKS dan kader-kader PKS yang membuat saya kuat," pungkasnya.
Kendati demikian, Anis enggan membeberkan bantuan hukum apa yang akan diberikan PKS kepada mantan presiden sebelumnya itu.
"Pertama, kita akan memberikan seluruh bantuan hukum kepada pak Luthfi Hasan Ishaaq, tapi detail bantuan hukumnya tidak mungkin disebutkan sekarang," jelas Anis usai pengumuman Presiden PKS di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang No 82, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2013).
Tak hanya memberikan bantuan hukum, pihaknya juga akan mengawasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menuntaskan kasus yang menyeret Luthfi. "Kami juga akan mengontrol KPK terkait seluruh proses ini dan membaca kemungkinan terjadinya proses politisasi dalam kasus hukum yang akan berlangsung ke depan," tegasnya.
"Kita menyaksikan begitu banyak kejanggalan, itu semua yang membuat kami percaya bahwa Luthfi Hasan Ishaaq korban sebuah konspirasi besar," sambungnya.
Program kerja kedua yang akan dilakukan Anis ialah mencapai target partai dalam pemenuhan kader dan menjaga persatuan partai berbasis Islam tersebut, khususnya menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2014 mendatang.
"Kedua, saya tentu percaya PKS akan mencapai target besarnya karena kita memiliki semua daya ungkit yang memungkinkan PKS mencapai targetnya. Seperti, total kecukupan kader, militansi yang terus terpelihara, dan saya kira kami membuktikan dengan tumbuh mengikuti pemilu tiga kali," terangnya.
Anis pun meyakini, bahwa dirinya mampu mengemban amanah dan tanggungjawab yang telah diberikan kepadanya karena mendapat dukungan dari seluruh kader dan fungsionari partai.
"Saya percaya diri sebagai pribadi, akan mengemban amanah ini, karena saya yakin akan didukung pengurus PKS dan kader-kader PKS yang membuat saya kuat," pungkasnya.
(kri)