ICW desak KPK segera periksa Priyo

Selasa, 29 Januari 2013 - 11:53 WIB
ICW desak KPK segera...
ICW desak KPK segera periksa Priyo
A A A
Sindonews.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak agar bertindak cepat dalam mengusut keterlibatan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso yang disebut-sebut mendapat jatah dari proyek proyek pengadaan kitab suci Alquran dan pengadaan laboratorium komputer Madrasah Tsanawiyah di Kementerian Agama (Kemenag) tahun anggaran 2011-2012.

Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Abdullah Dahlan menegaskan, KPK tidak boleh takut mengusut atau bahkan menjadikan kader Golkar tersebut menjadi tersangka.

"Berdasarkan keterangan jaksa penyidik dengan menyebutkan bahwa Priyo terima aliran dana, itu merupakan fakta hukum yang harus di tindaklanjuti. Khusus bagi KPK harus berani periksa Priyo terkait aliran dana yg disebutkan oleh jaksa penyidik," kata Abdullah saat dihubungi wartawan, Selasa (29/1/2013).

Menurutnya, KPK harus bisa menunjukan tajinya dengan mengusut keterlibatan Priyo walaupun posisinya sebagai salah satu pimpinan di DPR.

"Walaupun Priyo dalam kapasitas salah satu pimpinan DPR, KPK harus berani untuk ungkap tuntas para pihak yang diduga kuat terlibat," tegasnya.

Abdullah menambahan, sudah seharusnya bukti tersebut diverifikasi oleh KPK. Dikarenakan dalam kasus ini keterangan yang ada merupakan keterangan jaksa penyidik, keterangan tersebut diasumsikan telah memiliki bukti kuat.

"Sehingga penting bagi KPK untuk segera memeriksa Priyo dalam kasus korupsi pengadaan Alquran tersebut," tandasnya.

Sebelumnya, Priyo Budi Santoso disebut-sebut ikut menerima sejumlah komisi dari pengurusan anggaran proyek pengadaan kitab suci Alquran dan pengadaan laboratorium komputer Madrasah Tsanawiyah di Kementerian Agama tahun anggaran 2011-2012.

Nama kader partai Golkar tersebut tercantum dari sekian nama yang ikut menerima dana haram yang dicantumkan dengan menggunakan tulis tanggan oleh Fahd El Fouz.

"Terdakwa dua yakni Dendy Prasetya bersama dengan Fahd El Fouz melakukan perhitungan pembagian fee yang dicatat dalam sebuah kertas pada tahun anggaran 2011-2012," kata Jaksa Zakkil Fikri saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, (28/1/2013).

Dalam lembaran kertas tersebut, Fahd menerima setidaknya satu persen dari nilai total proyek Rp 31,2 miliar untuk pengadaan laboratorium komputer di MTs tahun anggaran 2011. Tak selesai disitu, Priyo juga diduga menerima imbalan tiga setengah persen dari penggadaan Alquran tahun anggaran 2011 dengan nilai Rp 22 miliar.
(kri)
Berita Terkait
PT Semen Tonasa Bantu...
PT Semen Tonasa Bantu Pengadaan Alquran Braille untuk Tunanetra
KPK Koordinasi Penanganan...
KPK Koordinasi Penanganan Korupsi Benih Bawang Merah di NTT
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi MAN Model 1 Manado Segera Disidangkan
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Pengadaan Helikopter AW-101 Jhon Irfan Kenway
Rugikan Negara Rp30,2...
Rugikan Negara Rp30,2 Miliar, KPK Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Lahan PTPN XI
Mantan Kepala BIG Tersangka...
Mantan Kepala BIG Tersangka Korupsi Pengadaan Citra Satelit
Berita Terkini
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved