Inpres hanya cek kosong untuk TNI

Selasa, 29 Januari 2013 - 07:45 WIB
Inpres hanya cek kosong...
Inpres hanya cek kosong untuk TNI
A A A
Sindonews.com - Seharusnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak mengeluarkan Intruksi Presiden (Inpres) nomor 2/2013 tentang keamanan, melainkan soal perbantuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Polri untuk memperkuat keamanan dalam negeri.

"Lagipula, sebenarnya yang seharusnya dibuat oleh presiden dalam memperkuat aturan sektor keamanan adalah membentuk undang-undang perbantuan TNI ke polri sebagai rambu-rambu penting dalam pelibatan TNI dan bukan membuat Inpres," ujar Direktur Program Imparsial Al Araf kepada Sindonews, Selasa (9/1/2013).

Dia menerangkan, Inpres tersebut tidak akan memberikan kewenangan TNI untuk mengimplementasikan arti keamanan di dalam negeri ini.

"Justru (Inpres itu) dapat menjadi cek kosong bagi TNI untuk masuk penanganan keamanan dalam negeri," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden SBY mengeluarkan Inpres nomor 2/2013 untuk menangani konflik dalam negeri. Dirinya menambahkan, inti dari inpres tersebut adalah instruksinya untuk meningkatkan efektivitas gangguan keamanan di seluruh Tanah Air.

"Dengan Inpres ini, saya berharap situasi keamanan dalam negeri kita bisa kita jaga," ucapnya di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin 28 Januari 2013 kemarin.

Lebih lanjut SBY menuturkan, Polri sebagai pelaksana, dalam keadaan tertentu dibantu TNI, maka peran Gubernur, Bupati dan Wali Kota akan sangat besar dan menentukan.

"Dengan inpres ini, tidak boleh lagi ada keragu-raguan bertindak, tidak boleh ada keterlambatan mengatasi, tidak boleh lagi sesuatu yang sebenarnya bisa kita cegah, tapi tak bisa dicegah. Tidak boleh lagi menangani konflik komunal atau aksi kekerasan secara tidak tuntas, jangan simpan bom waktu, selesaikan dengan tuntas," imbuhnya.
(mhd)
Berita Terkait
Gangguan Keamanan Jakarta...
Gangguan Keamanan Jakarta Paling Banyak Dilaporkan melalui Kanal Pemprov DKI
Antisipasi Gangguan...
Antisipasi Gangguan Keamanan, Blok Hunian Lapas Sidoarjo Digeledah
Deteksi Dini Penting...
Deteksi Dini Penting untuk Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban
Cegah Gangguan Keamanan...
Cegah Gangguan Keamanan di Rutan, Petugas Geledah Kamar Napi
Jelang Nataru, Kapolsek...
Jelang Nataru, Kapolsek Jagakarsa Minta Masyarakat Waspadai Gangguan Keamanan
Polres Bandara Soetta...
Polres Bandara Soetta Antisipasi Gangguan Keamanan saat Pemilu 2024
Berita Terkini
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
OTT KPK di Sumut, 7...
OTT KPK di Sumut, 7 Orang Ditangkap Termasuk Bupati Langkat
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Ubedilah Badrun: Kritik...
Ubedilah Badrun: Kritik Rocky Gerung pada Tiyo Ardianto Itu Keliru
Operasional Haji 2026...
Operasional Haji 2026 Selesai, Menhaj: Seluruh Jemaah Sudah Kembali ke Tanah Air
Imparsial Minta Polisi...
Imparsial Minta Polisi dan Komnas HAM Ikut Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved