Rekrut caleg 'bersih' Hanura perketat seleksi
Jum'at, 25 Januari 2013 - 12:07 WIB
Rekrut caleg 'bersih' Hanura perketat seleksi
A
A
A
Sindonews.com- Untuk merekrut calon anggota legislatif (Caleg) yang 'bersih' dari tindak pidana, Partai Hanura akan melakukan seleksi secara ketat. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir masuknya caleg 'nakal' yang berpotensi melakukan kecurangan ketika terpilih nantinya.
"Tentu kita mempunyai persyaratan yang harus diisi oleh calon. Disitu ada prasyarat yang harus dipenuhi. Proses penyaringannya sangat ketat, agar yang lolos hanya caleg-caleg yang bersih saja," jelas Ketua DPP Hanura Saleh Husin kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (25/1/2013).
Untuk mendapatkan caleg yang 'bersih', kata Husin partainya akan membuka diri ke berbagai lapisan masyarakat. Menurutnya, Hanura saat ini membutuhkan caleg dari berbagai bidang keilmuan serta memiliki kemampuan yang mumpuni di bidangnya.
"Ya buktinya waktu 2009 ada yang dari profesor di kita jadi caleg. Bahkan, ada purnawiran bintang dua atau bintang tiga, jadi kita tetap terbuka untuk terus mencari caleg yang bersih," ungkapnya.
"Banyak kok yang bersih dari akademisi dan bidang-bidang lain. Tetapi kita kembalikan lagi kepada masyarat untuk memilih," sambungnya.
Adapun kriteria caleg 'bersih' menurut Saleh ialah tidak pernah terlibat dengan masalah hukum. Namun, Hanura masih memberi kelonggaran jika ada caleg yang mengalami permasalahan di luar hukum.
"Satu tidak pernah terlibat masalah hukum, tetapi masalah perkara dengan istri atau anak itu lain cerita. Tentu ini, kita berikan perhatian khusus juga," pungkasnya.
"Tentu kita mempunyai persyaratan yang harus diisi oleh calon. Disitu ada prasyarat yang harus dipenuhi. Proses penyaringannya sangat ketat, agar yang lolos hanya caleg-caleg yang bersih saja," jelas Ketua DPP Hanura Saleh Husin kepada wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (25/1/2013).
Untuk mendapatkan caleg yang 'bersih', kata Husin partainya akan membuka diri ke berbagai lapisan masyarakat. Menurutnya, Hanura saat ini membutuhkan caleg dari berbagai bidang keilmuan serta memiliki kemampuan yang mumpuni di bidangnya.
"Ya buktinya waktu 2009 ada yang dari profesor di kita jadi caleg. Bahkan, ada purnawiran bintang dua atau bintang tiga, jadi kita tetap terbuka untuk terus mencari caleg yang bersih," ungkapnya.
"Banyak kok yang bersih dari akademisi dan bidang-bidang lain. Tetapi kita kembalikan lagi kepada masyarat untuk memilih," sambungnya.
Adapun kriteria caleg 'bersih' menurut Saleh ialah tidak pernah terlibat dengan masalah hukum. Namun, Hanura masih memberi kelonggaran jika ada caleg yang mengalami permasalahan di luar hukum.
"Satu tidak pernah terlibat masalah hukum, tetapi masalah perkara dengan istri atau anak itu lain cerita. Tentu ini, kita berikan perhatian khusus juga," pungkasnya.
(kri)