Demokrat minta mahasiswa kritisi pemerintah
Selasa, 15 Januari 2013 - 20:23 WIB
Demokrat minta mahasiswa kritisi pemerintah
A
A
A
Sindonews.com - Mahasiswa dan pemuda diminta untuk mengawal program pemerintah, tanpa kehilangan daya kekritisannya. Hal itu perlu dilakukan, agar meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan penegakan hukum bisa berjalan dengan baik.
"Mahasiswa harus tetap kritis dalam mengawal proses pembangunan. Ada dinamika-dinamika setiap penantian pemerintah," kata Anggota Komisi III DPR Didi Irawadi Syamsuddin dalam rilis yang diterima Sindonews, Selasa (15/1/2013).
Dia mengatakan, tidak mempermasalahkan aksi mahasiswa dalam rangka menyampaikan aspirasi masyarakat di depan Gedung DPR, maupun di Istana Negara. Sebab, era reformasi telah memberikan ruang kepada masyarakat dalam hal kebebasan berbicara. Tapi, bertindak tanpa menyimpang dari aturan-aturan yang berlaku.
"Pemerintahan kita telah memberi ruang, termasuk mahasiswa. RUU Kemnas ini, jadi sikap kritis dan konstruktif mahasiswa dan pemuda silahkan saja (melakukan demonstrasi)," ucapnya.
Di sisi lain, politikus Partai Demokrat ini menjelaskan, Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang harus bermanfaat bagi masyarakat.
"Ini kan tahun politik, yang seolah-seolah hanya politik yang berkesan. Tapi, kalau di kami di PD (Partai Demokrat) tahun-tahun sebelumnya adalah tahun biasa. Pekerjaan politik tidak harus menjadi pekerjaan, tapi bagaimana mengawal program-program pemerintah," katanya.
"Mahasiswa harus tetap kritis dalam mengawal proses pembangunan. Ada dinamika-dinamika setiap penantian pemerintah," kata Anggota Komisi III DPR Didi Irawadi Syamsuddin dalam rilis yang diterima Sindonews, Selasa (15/1/2013).
Dia mengatakan, tidak mempermasalahkan aksi mahasiswa dalam rangka menyampaikan aspirasi masyarakat di depan Gedung DPR, maupun di Istana Negara. Sebab, era reformasi telah memberikan ruang kepada masyarakat dalam hal kebebasan berbicara. Tapi, bertindak tanpa menyimpang dari aturan-aturan yang berlaku.
"Pemerintahan kita telah memberi ruang, termasuk mahasiswa. RUU Kemnas ini, jadi sikap kritis dan konstruktif mahasiswa dan pemuda silahkan saja (melakukan demonstrasi)," ucapnya.
Di sisi lain, politikus Partai Demokrat ini menjelaskan, Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang harus bermanfaat bagi masyarakat.
"Ini kan tahun politik, yang seolah-seolah hanya politik yang berkesan. Tapi, kalau di kami di PD (Partai Demokrat) tahun-tahun sebelumnya adalah tahun biasa. Pekerjaan politik tidak harus menjadi pekerjaan, tapi bagaimana mengawal program-program pemerintah," katanya.
(maf)