Golkar tahu ada kadernya loncat ke Nasdem
Senin, 14 Januari 2013 - 11:16 WIB
Golkar tahu ada kadernya loncat ke Nasdem
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah politikus Golkar dikabarkan loncat atau pindah ke partai Nasional Demokrat (NasDem), namun siapa saja yang pindah, Golkar belum mengetahui secara detail.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) Golkar Nurul Arifin membenarkan kabar tersebut. Namun, belum diketahui secara pasti berapa orang yang akan pidah ke partai besutan Surya Paloh itu.
"Ada yang pindah tapi belum tahu angkanya, tapi tidak sampai sembilan (orang)," kata Nurul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2012).
Lebih lanjut dia mengatakan, kader Golkar yang pindah terutama yang ikut membangun Partai NasDem. Di sisi lain, jika sudah masuk daftar calon legislatif (Caleg) sementara dari NasDem, maka otomatis Golkar akan melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW).
"Begitu masuk daftar caleg, mereka akan otomatis di PAW," pungkas anggota Komisi II DPR ini.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie tidak khawatir akan meningkatnya "kutu loncat" di kalangan politikus. Pasalnya, partai berlambang pohon beringin tersebut tidak merasa kekurangan pasokan kader.
Kader Golkar itu banyak sekali lapisan dari pada mana-mana. Satu pindah ada kader lain. Tidak khawatir, kan banyak setok," ujarnya kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu 28 Juli 2012.
Dia mengakui kadernya ada yang terkena virus "kutu loncat" dengan berpindah ke partai lain, meski seluruh kader Partai Golkar sudah dibekali dengan ideologi partai yang kuat. Misalnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ke luar dari Partai Golkar dan pindah ke Partai Gerindra.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjend) Golkar Nurul Arifin membenarkan kabar tersebut. Namun, belum diketahui secara pasti berapa orang yang akan pidah ke partai besutan Surya Paloh itu.
"Ada yang pindah tapi belum tahu angkanya, tapi tidak sampai sembilan (orang)," kata Nurul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (14/1/2012).
Lebih lanjut dia mengatakan, kader Golkar yang pindah terutama yang ikut membangun Partai NasDem. Di sisi lain, jika sudah masuk daftar calon legislatif (Caleg) sementara dari NasDem, maka otomatis Golkar akan melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW).
"Begitu masuk daftar caleg, mereka akan otomatis di PAW," pungkas anggota Komisi II DPR ini.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie tidak khawatir akan meningkatnya "kutu loncat" di kalangan politikus. Pasalnya, partai berlambang pohon beringin tersebut tidak merasa kekurangan pasokan kader.
Kader Golkar itu banyak sekali lapisan dari pada mana-mana. Satu pindah ada kader lain. Tidak khawatir, kan banyak setok," ujarnya kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu 28 Juli 2012.
Dia mengakui kadernya ada yang terkena virus "kutu loncat" dengan berpindah ke partai lain, meski seluruh kader Partai Golkar sudah dibekali dengan ideologi partai yang kuat. Misalnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ke luar dari Partai Golkar dan pindah ke Partai Gerindra.
(maf)