Pendidikan tidak boleh homogen

Rabu, 09 Januari 2013 - 10:19 WIB
Pendidikan tidak boleh...
Pendidikan tidak boleh homogen
A A A
Sindonews.com - Pendidikan tidak boleh bersifat homogen, semuanya harus rata. Tidak ada yang boleh membeda-bedakan satu sama lainnya, semua sama dan berhak mendapatkan pendidikan yang layak.

"Tidak boleh pendidikan itu homogen. Semua harus rata, ada yang pintar ada yang sedang ada juga bodoh," kata Pengamat Pendidikan Arief Rachman saat dihubungi oleh Sindonews, Rabu (9/1/2013).

Dia melanjutkan, asas pendidikan itu harus seimbang, tidak boleh satu sekolah itu siswanya pintar semua atau bodoh semua itu tidak boleh. Karena, tidak ada pengembangan mutu pendidikan kalau seperti itu.

"Tidak boleh seperti itu. Semua harus rata dan seimbang," pungkasnya.

Dia juga menambahkan, dalam sekolah tidak boleh dibedakan antara orang kaya dan orang miskin semua sama untuk mendapatkan pelajaran di sekolah dan mendapatkan pendidikan.

"Tidak boleh dibeda-bedakan antara si kaya dan si miskin. Di sekolah memang harus ada (kaya dan miskin) itu. Jangan dia miskin tidak mendapatkan pendidikan. Semuanya harus ada, harus seimbang" tandasnya,

Selain itu, sekolah juga harus dapat mencari dana tambahan dari luar. Jangan mengandalkan dana dari iuran wali murid saja, karena itu akan memberatkan beban wali murid. Maka itu, pihak sekolah harus pandai mengeloloah keuangan.

"Harus efisien masalah anggaran serta dapat mengembangkan keuangan yang ada," kata Arief.
(mhd)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
Nanik S Deyang Ungkap...
Nanik S Deyang Ungkap Mayjen Trenggono Segera Mundur dari TNI usai Jadi Wakil Kepala BGN
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved