Partai korup, Demokrat tanggapi pernyataan ICW
Senin, 31 Desember 2012 - 12:32 WIB
Partai korup, Demokrat tanggapi pernyataan ICW
A
A
A
Sindonews.com – Partai Demokrat akan menjadikan pernyataan Indonesia Corruption Watch (ICW) sebagai bahan evaluasi internal.
Dalam pernyataan resmi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) antikorupsi itu menyebutkan partai binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menempati posisi kedua sebagai partai yang memiliki kader tersangkut persoalan korupsi.
Sementara posisi pertama diraih oleh Partai Golkar. "Oh, kita selalu evaluasi," ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie di sela-sela acara peluncuran buku sekaligus ulang tahun ke-70 ketua MPR, Taufiq Kiemas di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (31/12/2012).
Namun demikian, Ketua DPR ini berpendapat suatu hal wajar atas persoalan yang dialami partainya itu. Pasalnya, saat ini Demokrat tengah belajar dan berproses untuk selalu berbenah untuk menjadi partai yang dipercaya masayarakat.
"Demokrat masih partai baru, masih belajar membenahi diri. Waktu yang tercipta kita akan mampu menjadi partai yang betul-betul amanah," tukasnya.
Seperti diketahui, dalam rilisnya, sepanjang tahun 2012 ini ICW mencatat terdapat 52 kader partai politik yang terjerat kasus korupsi. Kader Partai Golkar paling banyak terjerat kasus korupsi, ada 14 kader .Di posisi kedua, Partai Demokrat dengan 10 kader, dan disusul PAN serta PDIP dengan delapan kader
Dalam pernyataan resmi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) antikorupsi itu menyebutkan partai binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menempati posisi kedua sebagai partai yang memiliki kader tersangkut persoalan korupsi.
Sementara posisi pertama diraih oleh Partai Golkar. "Oh, kita selalu evaluasi," ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie di sela-sela acara peluncuran buku sekaligus ulang tahun ke-70 ketua MPR, Taufiq Kiemas di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (31/12/2012).
Namun demikian, Ketua DPR ini berpendapat suatu hal wajar atas persoalan yang dialami partainya itu. Pasalnya, saat ini Demokrat tengah belajar dan berproses untuk selalu berbenah untuk menjadi partai yang dipercaya masayarakat.
"Demokrat masih partai baru, masih belajar membenahi diri. Waktu yang tercipta kita akan mampu menjadi partai yang betul-betul amanah," tukasnya.
Seperti diketahui, dalam rilisnya, sepanjang tahun 2012 ini ICW mencatat terdapat 52 kader partai politik yang terjerat kasus korupsi. Kader Partai Golkar paling banyak terjerat kasus korupsi, ada 14 kader .Di posisi kedua, Partai Demokrat dengan 10 kader, dan disusul PAN serta PDIP dengan delapan kader
(kur)