Cuaca penyebab tergelincirnya Lion Air JT-718

Senin, 31 Desember 2012 - 10:08 WIB
Cuaca penyebab tergelincirnya...
Cuaca penyebab tergelincirnya Lion Air JT-718
A A A
Sindonews.com - Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura II (AP II) Trisno Heriyadi menyatakan, cuaca menjadi penyebab tergelincirnya pesawat Lion Air JT-718 di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, kemarin.

Dia menerangkan, kondisi cuaca serupa sebenarnya dialami juga oleh beberapa pesawat yang melakukan pendaratan sebelum JT-718. Menurut dia, ada dua penerbangan yang melakukan pendaratan yang sama saat cuaca hujan sebelum akhirnya kejadian yang menimpa pesawat nahas tersebut.

Penerbangan dua pesawat tersebut ialah pesawat Sriwijaya SJ-184 dengan rute penerbangan yang sama, Jakarta-Pontianak, mendarat pada pukul 21.43 WIB. Selain itu, pendaratan dengan kondisi landasan yang sama juga dialami Batavia Y6-211 rute Jogjakarta-Pontianak pada pukul 20.29 WIB.

”Sama seperti pesawat-pesawat sebelumnya yang juga mendarat dengan lancar dengan kondisi landasan basah dan cuaca hujan, sebenarnya proses pendaratan Lion JT-718 berhasil dilakukan dengan lancar. Pesawat ini touch down dengan sempurna saat itu," papar Trisno dalam siaran pers yang diterima Sindonews, Senin (31/12/2012).

Menurutnya, ketika hendak berbelok, salah satu roda bagian kanan keluar dari runway dan masuk rumput sekira 200 meter menjelang ujung landasan.

"Mungkin pengaruh landasan yang basah akibat hujan saat itu, serta adanya sisa grafitasi dari proses pendaratan, badan pesawat terdorong dan tergelincir,” sambungnya.

Seketika setelah insiden terjadi, Trisno menambahkan, Bandara Supadio langsung menutup landasan dan mengupayakan proses penyelamatan terhadap penumpang.

Usai proses evakuasi penumpang selesai dilakukan, tim penyelamat langsung mengupayakan proses evakuasi untuk mengeluarkan roda yang terjerembab dari rumput serta menarik badan pesawat menuju apron tempat parkir pesawat. Tim KNKT yang juga langsung diturunkan ke lokasi telah mengamankan Flight Recorder berikut seluruh dokumen penerbangan guna kepentingan investigasi.

”Terkait insiden ini, PT Angkasa Pura II telah merencanakan langkah-langkah ke depan guna mengantisipasi terjadinya insiden serupa di masa datang. Kalau untuk perawatan aspal landasan, secara rutin dan terjadwal selalu di lakukan. Tetapi insiden ini sepertinya lebih disebabkan kondisi cuaca yang kurang bersahabat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-718 yang membawa 152 penumpang dan enam awak kabin, tergelincir di Bandara Supadio, Minggu 30 Desember 2012 malam. Pesawat itu merupakan pesawat terakhir yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng menuju Pontianak, pukul 20.53 WIB.
(rsa)
Berita Terkait
Lokasi Pesawat Pakistan...
Lokasi Pesawat Pakistan Jatuh Mirip Medan Perang, 42 Jasad Ditemukan
Ini Penyebab Utama Kecelakaan...
Ini Penyebab Utama Kecelakaan Pesawat Air India
Sebelum Jatuh ke Tanah,...
Sebelum Jatuh ke Tanah, Pilot Pesawat TNI Nyangkut di Rumah Kosong
Tunggu Investigasi,...
Tunggu Investigasi, Pesawat Tempur yang Jatuh Belum Dievakuasi
Detik-detik Evakuasi...
Detik-detik Evakuasi Jenazah Korban Pesawat Jatuh di BSD Serpong
Supermodel Cantik Ini...
Supermodel Cantik Ini Jadi Korban Pesawat Jatuh di Pakistan
Berita Terkini
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Infografis
Mengenal Stroke, Penyebab...
Mengenal Stroke, Penyebab Suami Najwa Shihab Meninggal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved