Lion Air dievakuasi, Bandara Supadio kembali normal
Senin, 31 Desember 2012 - 09:38 WIB
Lion Air dievakuasi, Bandara Supadio kembali normal
A
A
A
Sindonews.com - Setelah pesawat Lion Air JT 718 tergelincir di Bandara Supadio, Kalimantan Barat, kemarin penerbangan kembali normal, artinya tidak ada lagi penundaan penerbangan di bandara tersebut per hari ini.
Menurut Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura II (Persero) Trisno Heryadi penormalan penerbangan ini telah mendapat izin dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Sehubungan dengan selesainya proses evakuasi Pesawat Lion Air JT 718 yang mengalami insiden di Bandara Pontianak, Kalimantan Barat, pada Minggu 30 Desember 2012, atas seizin Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Bandara Supadio telah beroperasi secara normal kembali mulai pukul 07.50 WIB hari ini, Senin, 31 Desember 2012," jelas Trisno dalam rilis yang diterima Sindonews, Senin (31/12/2012).
Dia menerangkan, proses evakuasi pesawat telah berhasil dilakukan sejak pukul 05.01 WIB, dengan merelokasi roda pesawat yang ada di lokasi kejadian.
Dia melanjutkan, roda pesawat nahas itu sudah berada di badan landasan dan pihak Angkasa Pura II langsung melakukan penarikan badan pesawat Apron. Dengan begitu Bandara Supadio telah bersih dari serpihan komponen pesawat dan dapat kembali beroperasi.
”Proses evakuasi roda pesawat dari lokasi tergelincir, sudah berhasil dilakukan. Sejak pukul 05.01 WIB tadi, semua roda sudah ada di pavement (badan landasan) dan kami langsung melakukan upaya penarikan badan pesawat ke apron. Tepat pukul 07.50 WIB, setelah proses pembersihan dan pengecekan akhir pasca insiden, Bandara Supadio langsung kami operasikan kembali secara penuh atas seizin KNKT,” terangnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, insiden tergelincirnya pesawat jenis Boeing 737-400 itu bermula ketika akan melakukan pendaratan.
"Insiden pesawat berjenis Boeing 737-400 dengan registrasi PK-LII terjadi usai menyelesaikan proses pendaratan pada Minggu, 30 Desember 2012, pukul 15.20 UTC (22.20 WIB)," terangnya.
Untuk informasi pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-718 yang membawa 152 penumpang dan enam awak kabin tergelincir di Bandara Supadio, kemarin, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu tersebut.
Pesawat itu merupakan pesawat terakhir yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng menuju Pontianak, pukul 20.53 WIB.
Menurut Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura II (Persero) Trisno Heryadi penormalan penerbangan ini telah mendapat izin dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Sehubungan dengan selesainya proses evakuasi Pesawat Lion Air JT 718 yang mengalami insiden di Bandara Pontianak, Kalimantan Barat, pada Minggu 30 Desember 2012, atas seizin Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Bandara Supadio telah beroperasi secara normal kembali mulai pukul 07.50 WIB hari ini, Senin, 31 Desember 2012," jelas Trisno dalam rilis yang diterima Sindonews, Senin (31/12/2012).
Dia menerangkan, proses evakuasi pesawat telah berhasil dilakukan sejak pukul 05.01 WIB, dengan merelokasi roda pesawat yang ada di lokasi kejadian.
Dia melanjutkan, roda pesawat nahas itu sudah berada di badan landasan dan pihak Angkasa Pura II langsung melakukan penarikan badan pesawat Apron. Dengan begitu Bandara Supadio telah bersih dari serpihan komponen pesawat dan dapat kembali beroperasi.
”Proses evakuasi roda pesawat dari lokasi tergelincir, sudah berhasil dilakukan. Sejak pukul 05.01 WIB tadi, semua roda sudah ada di pavement (badan landasan) dan kami langsung melakukan upaya penarikan badan pesawat ke apron. Tepat pukul 07.50 WIB, setelah proses pembersihan dan pengecekan akhir pasca insiden, Bandara Supadio langsung kami operasikan kembali secara penuh atas seizin KNKT,” terangnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, insiden tergelincirnya pesawat jenis Boeing 737-400 itu bermula ketika akan melakukan pendaratan.
"Insiden pesawat berjenis Boeing 737-400 dengan registrasi PK-LII terjadi usai menyelesaikan proses pendaratan pada Minggu, 30 Desember 2012, pukul 15.20 UTC (22.20 WIB)," terangnya.
Untuk informasi pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT-718 yang membawa 152 penumpang dan enam awak kabin tergelincir di Bandara Supadio, kemarin, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu tersebut.
Pesawat itu merupakan pesawat terakhir yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng menuju Pontianak, pukul 20.53 WIB.
(rsa)