20 ribu penumpang padati Pelabuhan Merak-Lampung
Senin, 31 Desember 2012 - 03:29 WIB
20 ribu penumpang padati Pelabuhan Merak-Lampung
A
A
A
Sindonews.com - Ribuan penumpang yang akan melakukan penyeberangan menggunakan kapal roll on–roll off (ro-ro) dari Pelabuhan Merak, Banten ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, meningkat menjelang Tahun Baru 2013. Peningkatan penumpang mencapai 140 persen, jika dibandingkan dengan jumlah penumpang pada 2011 lalu.
Manager Pelayanan Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Nana Sutisna mengatakan, pada tanggal 29-30 Desember 2011 pukul 08.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB, jumlah penumpang hanya mencapai 20.000 penumpang saja.
Namun pada Sabtu 29 Desember 2012 pukul 08.00 WIB hingga Minggu 30 Desember 2012, pukul 08.00 WIB, jumlah penumpang mencapai 46.546 penumpang. “Untuk penumpang pejalan kaki sebanyak 13.260 orang, dan penumpang di atas kendaraan sebanyak 33.286 orang,” terangnya.
Nana juga menjelaskan, peningkatan bukan hanya terjadi pada penumpang pejalan kaki saja. Tercatat, kendaraan pribadi maupun truk ekspedisi juga terjadi peningkatan rata-rata sekitar 40 persen dari libur tahun baru 2011 lalu.
Untuk jumlah kendaraan, pada Sabtu 29 Desember 2012 pukul 08.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB, untuk roda dua sebanyak 2.926 kendaraan, kendaraan kecil 3.550, bus 318 dan truk 2.819. “Untuk total kendaraan yang telah diseberangkan ke Pelabuhan Bakaeuni, sebanyak 9.613 kendaraan," terangnya.
Dengan banyaknya penumpang, PT ASDP Indonesia Ferry telah berkoordinasi dengan Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Cabang Merak untuk memaksimalkan kapal ro-ro yang beroperasi. "Kapal ro-ro yang beroperasi sebanyak 29 kapal, dan telah," jelasnya.
Meskipun terjadi kepadatan penumpang dan kendaraan, penyeberangan Merak-Bakauheni, Lampung relatif normal. Sehingga tidak terjadi penumpukan baik di loket karcis maupun di luar pelabuhan "Selama ini penyeberangan Merak-Bakauheni tidak ada masalah," ungkapnya.
Nana mengimbau kepada penumpang yang akan berlibur dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Sebab, kepadatan penumpang biasa terjadi saat malam hari. "Pada saat siang hari penumpang relatif sedikit. Kami menghimbau, jika masyarakat yang ingin melintas lebih baik pada siang hari saja," ujarnya.
Kepada Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dinas Perhubungan, Terminal Terpadu Merak Irawansyah mengatakan, kondisi peningkatan penumpang di terminal tidak jauh berbeda dengan penumpang di pelabuhan. Namun, hingga saat ini masih dapat tertangani. "Penumpang kapal baik turun maupun naik, semuanya akan melewati jalur terminal," katanya.
Manager Pelayanan Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Nana Sutisna mengatakan, pada tanggal 29-30 Desember 2011 pukul 08.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB, jumlah penumpang hanya mencapai 20.000 penumpang saja.
Namun pada Sabtu 29 Desember 2012 pukul 08.00 WIB hingga Minggu 30 Desember 2012, pukul 08.00 WIB, jumlah penumpang mencapai 46.546 penumpang. “Untuk penumpang pejalan kaki sebanyak 13.260 orang, dan penumpang di atas kendaraan sebanyak 33.286 orang,” terangnya.
Nana juga menjelaskan, peningkatan bukan hanya terjadi pada penumpang pejalan kaki saja. Tercatat, kendaraan pribadi maupun truk ekspedisi juga terjadi peningkatan rata-rata sekitar 40 persen dari libur tahun baru 2011 lalu.
Untuk jumlah kendaraan, pada Sabtu 29 Desember 2012 pukul 08.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB, untuk roda dua sebanyak 2.926 kendaraan, kendaraan kecil 3.550, bus 318 dan truk 2.819. “Untuk total kendaraan yang telah diseberangkan ke Pelabuhan Bakaeuni, sebanyak 9.613 kendaraan," terangnya.
Dengan banyaknya penumpang, PT ASDP Indonesia Ferry telah berkoordinasi dengan Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Cabang Merak untuk memaksimalkan kapal ro-ro yang beroperasi. "Kapal ro-ro yang beroperasi sebanyak 29 kapal, dan telah," jelasnya.
Meskipun terjadi kepadatan penumpang dan kendaraan, penyeberangan Merak-Bakauheni, Lampung relatif normal. Sehingga tidak terjadi penumpukan baik di loket karcis maupun di luar pelabuhan "Selama ini penyeberangan Merak-Bakauheni tidak ada masalah," ungkapnya.
Nana mengimbau kepada penumpang yang akan berlibur dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Sebab, kepadatan penumpang biasa terjadi saat malam hari. "Pada saat siang hari penumpang relatif sedikit. Kami menghimbau, jika masyarakat yang ingin melintas lebih baik pada siang hari saja," ujarnya.
Kepada Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dinas Perhubungan, Terminal Terpadu Merak Irawansyah mengatakan, kondisi peningkatan penumpang di terminal tidak jauh berbeda dengan penumpang di pelabuhan. Namun, hingga saat ini masih dapat tertangani. "Penumpang kapal baik turun maupun naik, semuanya akan melewati jalur terminal," katanya.
(san)