DPD RI keluhkan tak punya ruang rapat utama
Kamis, 27 Desember 2012 - 11:52 WIB
DPD RI keluhkan tak punya ruang rapat utama
A
A
A
Sindonews.com - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengeluhkan tidak adanya ruang rapat utama seperti dimiliki birokrasi lainnya. Untuk mengadakan rapat besar, terpaksa menggunakan lobi utama gedung DPD.
"Kita tidak ada ruang rapat yang besar dan hanya memanfaatkan hall yang khusus, beginilah kondisi DPD yang ada. Tapi kita nikmati saja," ujar Ketua DPD RI Irman Gusman dalam Workshop Reformasi Birokrasi DPD RI di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/12/2012).
Ketika anggota DPD RI akan mengadakan rapat paripurna beberapa waktu lalu, terpaksa meminjam ruang rapat melalui MPR RI, dan itu pun jadwal sidang mengikuti waktu kosong penggunaan ruang rapat di MPR itu.
"Bukan soal gedung tapi eksistensi, tapi tidak ada pilihan. Sidang paripurna saja kita izin dengan MPR, jadi kalau mau adakan sidang yah tunggu jadwal, dan persetujuan dari MPR," tukasnya.
Dengan keadaan itu, dia meminta agar publik tidak memandang sebelah mata mengenai keberadaan DPD RI. Meski mengalami keterbatasan, Irman memastikan seluruh anggota DPD bekerja secara maksimal.
"Dengan keterbatasan itu, kita tetap bekerja maksimal. Jadi DPD tidak pernah mengeluh. Tapi tidak tahu bagaimana kerja keras sekretariat jenderal. Jadi jangan melihat hitam putih dengan membandingkan DPR yang 67 tahun kita baru 8 tahun," ujarnya.
Terakhir dia mengatakan, dengan keterbatasan ini DPD tetap berkomitmen untuk memaksimalkan anggaran yang ada, termasuk ketika mengadakan berbagai rangkaian acara.
"Tapi di DPD enam kegiatan menjadi satu. Ini namanya efisiensi juga, kalau birokrat lain pasti sudah enam kali acara. Kita tetap maksimal kerja meski situasinya seperti ini, jadi jangan dibilang DPD ini itu," pungkasnya.
"Kita tidak ada ruang rapat yang besar dan hanya memanfaatkan hall yang khusus, beginilah kondisi DPD yang ada. Tapi kita nikmati saja," ujar Ketua DPD RI Irman Gusman dalam Workshop Reformasi Birokrasi DPD RI di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis (27/12/2012).
Ketika anggota DPD RI akan mengadakan rapat paripurna beberapa waktu lalu, terpaksa meminjam ruang rapat melalui MPR RI, dan itu pun jadwal sidang mengikuti waktu kosong penggunaan ruang rapat di MPR itu.
"Bukan soal gedung tapi eksistensi, tapi tidak ada pilihan. Sidang paripurna saja kita izin dengan MPR, jadi kalau mau adakan sidang yah tunggu jadwal, dan persetujuan dari MPR," tukasnya.
Dengan keadaan itu, dia meminta agar publik tidak memandang sebelah mata mengenai keberadaan DPD RI. Meski mengalami keterbatasan, Irman memastikan seluruh anggota DPD bekerja secara maksimal.
"Dengan keterbatasan itu, kita tetap bekerja maksimal. Jadi DPD tidak pernah mengeluh. Tapi tidak tahu bagaimana kerja keras sekretariat jenderal. Jadi jangan melihat hitam putih dengan membandingkan DPR yang 67 tahun kita baru 8 tahun," ujarnya.
Terakhir dia mengatakan, dengan keterbatasan ini DPD tetap berkomitmen untuk memaksimalkan anggaran yang ada, termasuk ketika mengadakan berbagai rangkaian acara.
"Tapi di DPD enam kegiatan menjadi satu. Ini namanya efisiensi juga, kalau birokrat lain pasti sudah enam kali acara. Kita tetap maksimal kerja meski situasinya seperti ini, jadi jangan dibilang DPD ini itu," pungkasnya.
(lns)