Pengamat nilai Setgab samar

Kamis, 27 Desember 2012 - 08:50 WIB
Pengamat nilai Setgab...
Pengamat nilai Setgab samar
A A A
Sindonews.com - Pengamat Politik LIPI Siti Zuhro mengatakan keberadaan Sekretariat Gabungan (setgab) tidak kelihatan gaungnya dalam mendukung pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono.

"Setgab sejauh ini antara ada dan tiada, jadi apapun yang dilakukan oleh setgab tidak kedengaran," ujar wiwiek panggilan Siti Zuhro saat dihubungi Sindonews, Rabu (26/12/2012) malam.

Ketika Kabinet Indonesia bersatu jilid II tidak efektif, seharusnya Setgab langsung merespon terhadap kadernya yang dikirim menjadi menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.

"Harusnya ada respon ketika pak SBY menilai KIB II tidak efktif," kata dia.

Menjelang pemilu 2014 nanti, kehawatiran semakin tidak efektifnya KIB II semakin terlihat. Karena semua partai politik lebih fokus mempersiapkan kader untuk berkompetesi.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PD Saan Mustopa menginginkan ada perbaikan Setgab secepatnya. Karena peran Setgab yang seharusnya untuk mengawal kebijakan yang berpihak pada rakyat tidak terjadi.

"Setgab harus bisa efektif dan maksimal menangani persoalan, Demokrat sangat berharap 2013 harus diperbaikai, Setgab bukan forum arisan," kata Saan, seusai refleksi akhir tahun PD di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
(ysw)
Berita Terkini
Gempa M7,1 Guncang Jepang,...
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
PWI Cabut Laporan Polisi...
PWI Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
Perindo Bekali Anggota...
Perindo Bekali Anggota Legislatif Strategi Pemenangan dan Pemahaman Teknis Kepemiluan
Anggota DPRD Jatim Ditahan...
Anggota DPRD Jatim Ditahan KPK, Diduga Beri Suap Rp1,5 Miliar demi Jatah Dana Hibah Rp83,4 Miliar
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Dorong Ambang Batas Fraksi daripada Ambang Batas Parlemen
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Infografis
5 Perguruan Tinggi Negeri...
5 Perguruan Tinggi Negeri yang Membuka Jalur Mandiri Nilai Rapor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved