Ini cara jitu hindari unggas dari flu burung
Rabu, 26 Desember 2012 - 15:49 WIB
Ini cara jitu hindari unggas dari flu burung
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Seksi Informasi Veteriner Balai Besar Veteriner Yogyakarta drh Putut Djoko Purnomo memberikan solusi bagi masyarakat agar terhindar dari virus flu burung yang saat ini tengah merebak di tengah masyarakat.
Menurutnya, masyarakat harus memperhatikan ransum yang serasi pada pakan unggas agar terpenuhi kandungan karbohidrat, protein, mineral, dan vitamijn yang dibutuhkan unggas.
"Hewan yang gizinya terpenuhi tentu akan lebih tahan terhadap serangan penyakit. Apalagi jika kebutuhan proteinnya terpenuhi. Dengan asam amino yang terkandung dalam protein, antibodi dalam tubuh hewan pun akan terbentuk, sehingga tidak gampang terpapar penyakit," imbuh Putut, di Fakultas Kedokteran, Universitas Gajah Mada (UGM), DIY, Rabu (26/12/2012).
Selain itu, lanjutnya, langkah kedua yang bisa dilakukan oleh para peternak unggas ialah pemanfaatan sinar matahari pagi. Dikatakan Putut, setiap harinya kandang unggas tentu wajib dibersikan dan dikeringkan.
Dengan fasilitas alami dan gratis seperti sinar matahari yang mengandung sinar ultraviolet untuk mengeringkan kandang, menurutnya virus-virus penyakit bisa mati.
"Dan yang paling penting sebenarnya ialah melakukan biosecurity. Namun masih banyak peternak yang tidak memahami betul apa itu biosecurity. Mereka tahunya sekedar penyemprotan. Padahal biosecurity juga termasuk pembatasan lalu lalang manusia dan menjaga air minum unggas agar tidak bisa digunakan untuk mandi dan buang air oleh unggas itu sendiri,” paparnya.
Menurutnya, masyarakat harus memperhatikan ransum yang serasi pada pakan unggas agar terpenuhi kandungan karbohidrat, protein, mineral, dan vitamijn yang dibutuhkan unggas.
"Hewan yang gizinya terpenuhi tentu akan lebih tahan terhadap serangan penyakit. Apalagi jika kebutuhan proteinnya terpenuhi. Dengan asam amino yang terkandung dalam protein, antibodi dalam tubuh hewan pun akan terbentuk, sehingga tidak gampang terpapar penyakit," imbuh Putut, di Fakultas Kedokteran, Universitas Gajah Mada (UGM), DIY, Rabu (26/12/2012).
Selain itu, lanjutnya, langkah kedua yang bisa dilakukan oleh para peternak unggas ialah pemanfaatan sinar matahari pagi. Dikatakan Putut, setiap harinya kandang unggas tentu wajib dibersikan dan dikeringkan.
Dengan fasilitas alami dan gratis seperti sinar matahari yang mengandung sinar ultraviolet untuk mengeringkan kandang, menurutnya virus-virus penyakit bisa mati.
"Dan yang paling penting sebenarnya ialah melakukan biosecurity. Namun masih banyak peternak yang tidak memahami betul apa itu biosecurity. Mereka tahunya sekedar penyemprotan. Padahal biosecurity juga termasuk pembatasan lalu lalang manusia dan menjaga air minum unggas agar tidak bisa digunakan untuk mandi dan buang air oleh unggas itu sendiri,” paparnya.
(rsa)